Senin, 24 Maret 2008

BANGSA PENIPU DAN BANGSA TERKUTUK COCOK UNTUK JULUKAN SIAPA?

oleh: sahruddin

sekitar satu minggu yang lalu selesai memberikan kuliah malam, saya nongkrong di ruangan humas, ngeteh dibarengi diskusi-diskusi kecil seperti biasa sambuil menghabiskan waktu agar lebih malam, karena kereta kalau ga larut pasti masih terus penuh-penuh,


maklum beberapa tahun terakhir ini kereta ekonomi jumlahnya semakin berkurang sementara penumpangnya semakin banyat, ini karena imbas dari perekonomian yang makin menurut, orang bela-belain naik kereta walau bisa di tempuh dengan bis (angkot) karena lebih murah, seperti saya misalnya kalau naik angkot bisa sekitar 5 ribu tapi kalau naik kreta hanya sekitar 1 untuk satu kali perjalanan dan dua kali lipat untuk kebalikannya, makanya orang tidak salah akan berusaha naik kreta walaupun dengan kondisi yang sangat memperhatinkan, yang penuh dengan sesak, kotor dan sangat layak dari kenyamana.

malam itu saya pulang dan mentargetkan saya sampe stasiun pas kreta-kreta terakhir, jadi ga terlalu penuh lagi, saya kemudian pamit sama mr MAB untuk meluncur menuju stasiun, karena saya selalu menyisakan waktu sekitar 15 menit untuk jalan kestasiun, seperti biasa kalau cuaca mendukung saya akan jalan menuju kestasiun.

sesampainya distasiun kreta datang dan sudah agak kosongan, karena memang sudah jam-jam terakhir keberangkatan kreta.


saya masuk beserta beberapa karyawan yang kerja di kampus yang memang seperti biasanya saya melihat mereka selalu saja pulang naik kreta terakhir, mungkin karena mereka akan mengalami itu, krena mereka yang selalu datang duluan kekampus dan pulang belakangan untuk menjaga kebersihan dan segala-sesuatunya. atau mungkin juga karena mereka tidak mau berdeak-desakan pulang karena seharian sudah capek kerja, mending yang agak kosong aja bisa lebih santai, itu juga yang ada dalam pikirannya kalaumau naik kreta.

pas masuk masuk kedalam kreta para pedagang terus menjajakankan dagangannya, mulai dari makanan, buah-buiahan dan mainan anak-anak. dan tidak ketinggalan yang dalam beberapa hari ini cukup marak, yaitu jalan vcd ayat-ayat cinta yang lagi hits dan banyak menjadi pembicaraan banyak orang.

saya kebetulan beberapa minggu yang lalu sudah menyelesaikan novel karya shirazy ini, sungguh luar biasa, novel pertama terbaik yang pernah saya baca,

alur certitanya yang bagus dan memukai dan muatan ilmu kehidupan dan agamanya yang jadi pelengkap cukup membuat setiap pembacanya jadi puas,

memang film ayat-ayat cinta juga dalam beberapa pekan ini sedang ramai di bicarakan terutama di dunia media (infotainment), ada yang mengatakan bagus sekali, tapi saya yang sudah baca novelnya berharap gambaran filmnya haruslah sebagus novelnya.


walaupun itu tidak mungkin, karena toh tidak akan mungkin film islam dideskripsikan dalam bentuk acting sesuai dengan alur cerita yang ada dalam novelnya karena itu akan sangat susah, akhirny saya berkesimpulan sungguh tidak ada film dalam islam kecuali dikartunkan atau di apakan yang pasti bukan orang yang sebenarnya.


dan sudah beberapa minggu ini juga kaset, vcd ayat-ayat cinta yang bajakan beredar atau di perjual belikan di kreta, saya yang sedari awal penasaran pingin nonton, masih menahan diri untuk beli


tapi akhirnnya malam itu, ketika waktu saya naik kereta pulang dari kampus menuju rumah ada yang nawarin vcd ayat-ayat cinta. saya tertarik untuk membelinya disamping rasa penasaran juga harganya yang murah, ya tidak memberatkanlan dan kalau mau nonton yang asli masih lama dan baru di putar di bioskokp, saya termasuk orangyang sangat malas nonton ke bioskop, suaranya, tempatnya dan suasananya kurang saa suka, mending nonton dirumahsekalipun bajaka,

itu yang ada di benak saya, nonton bisa lebih sanatai, mau tiduran, samabil makan, bisa dipaus rehat buang air kecil atau apalah.


setelah saya beli, samapai rumah langsung nyalain tv dan langsung memsukkan kasetnya ke mesin vicd yang akeluar reportnya adanya no disc, saya cek dan masukkan cd ke dua keluar report yang sama, no disc. dan saya perhatikan dengan detail dan seksama, bah wa memang tidak ada tanda bahwa vcd ersebut ada isiya


dalam pikiran saya dasar penipu,


penipu


kata-kata itu menang cocok untuk sebagain abesar orang indonesia mungkin termasuk saya,


budaya penipu sudah menjalar dala darah dan daging orang indonesia


betapa bebas dane enaknya dia si senjual vcd yang tidak ada isinya


betapa santainya dia merasa, itu lah keanehan yangada pada orang-orang yang ada di bangsa ini.


sungguh bisa jadi ini gambaran sesunggugnya bangsa ini adalah bangsa terkutuh dan sekumpulan orang-orang penipu, anda kemana saja akan anda temui penipu


anda kepasar, pasti anda akan temui penipu karena saya [erhatikan rata-rata tidak ada timbangan yang normal dan standard yang dipakai untuk menimbang barang yang ditransaksikan


anda ke terminal di sana banyak penipu dengan calo yang aneh-aneh

anda ke kantor pemerintah akan anda temui penipu sejati, yang berpakaian coklat yang berpura-pura mau melayani anda tapi dalam hatinya bagaimana supaya orang tolol yang ada didepan saya ini bisa saya peras.


anda leihat mahasiwa harapan bangsa juga penipu, lihat saja merka pas ujian merka tidak sungkan-sungkan untuk mencontek


sunggug negeri penipu

dan kepada siapa kita berharap


mudah-mudahan ini akan cepat berlalu dan penipu hilang dari diri saya pribadi, keluarga saya, sanak keluar, keraba dan orang-orang semua.

Tidak ada komentar: