Senin, 17 Desember 2007

CINTAKU YANG MULAI BERSEMI

OLEH: SAHRUDDIN_LUBUIS@YAHOO.COM

Ternyata perjuangan yang tak kenal lelah tidak percuma dan sia-sia begitu saja, cinta tidak akan datang begitu saya, cinta harus di perjuangkan karena dia sesuatu yang suci maka setelah didapatlan harus dijaga dan disirami setiap hari agar tetap tumbuh subur dan berkembang semakin wangi, cinta itu kini hampir di tangan dan akan ku perjuangkan sampai dia benar-benar kumiliki sepenuhnya dan akan kupertahankan semampuku

Oleh: Pujangga yang dulu pengemis cinta tapi akhirnya memilih jadi pejuang cinta dan semoga jadi pemenang



kisah ini lanjutan dari edisi sebelumnya.

Hari yang dinanti telah tiba tepatnya hari kamis 29 nopember, hari ini memang sengaja dipilih karena pada hari ini saya libur dan memang telah ada keputusan dari seorang yang di cintai itu, bahwa pengemis itu ternyata ga dipilih.

Keputusan itu memang sudah diketahui 2 hari yang lalu tepatnya dua hari sejah terjadi pertemuan yang begitu mesra di cibereum, waktu yang sebenarnya semakin memperkuat jalinan hari diantara dua insan.

Sehari sejak ketahuan malam minggu yang kelam itu, si cowok mejadi sangat gelisah setiap hari. Suatu kesalahan yang tifdak diprediksi dan hampir tidak masuk akal karena ketahuan lagi meng sms orang yang begitu dicintai.

Hari kamis itu seperti biasa kita janjian di tempat biasa tempat yang selalu ku kunang dan akan memberikan arti sendiri bagi diriku dan di mana aku dipertemukan dengan bidadari yang memberikan semangat dalam kehidupanku dan menggetarkan hatiku disetiap aku mengingat wajahnya. Hari itu kita ketemu agak pagi dan seolah-olah dikondisikan sebagai pertemuan perpisahan karena si cantik sudah menentukan pilihan dan pilihan itu jatuh pada priya idamannya dan bukan ke sipengemis.

Seketemunya saya ga lupa seperti biasa nyium tangan si cantik dan kita beli sesuatu yang bisa di makan karena kita berencana ke kebun raya. Saya ga mau sicantik lapar mesti ada yang di emil ni. Setelah selesai beli sedikit makanan kita ke kebun raya yang cukup sepi karena memang hari itu adalah hari kamis yang tidak seperti biasa hari minggu yang cukup rame sehingga untuk cari tempat duduk aja susah. Kita masuk kebun raya dan cari tempat duduk dimana kita duduk seperti biasa, kita memang biasa duduk di dekat pokok kapuk, tempat yang akan selalu memberikan kenangan, tempat yang sering kita duduki, bercengkerama, tempat yang juga pertama kali kita ketemu, mungkin sicantik masih ingat waktu itu, pertama kali kita duduk di bangku itu, didepan kita ada sekumpulan ibu-ibu yang bergossip, masih ingatkan cantik. Saya dari awal-awal wanti-wanti jangan kita berbicara masalah tentang perpisahan kita, kita berbicara masalah yang baik-baik aja, karena saya ga kuat kalau pembicaraan di giring ke arah itu.

Dasar di cantik yang baik hati dia begitu pengertian, penyabar dan level of matuturity nya udah tinggi. Dia tau bagaimana untuk menyenangkan saya, untuk tidak membahas yang menyangkut perpisahan, dia tau itu akan menyakitkan bagi saya, makanya sicantik juga bicara yang baik-baik aja.

Saya ingat waktu itu kalo ga salah dia pake kaus coklat tapi lehernya agak kendor sehingga...??. dia begitu cantuk dengan bulatan busana yang bagaimana pun, enak dipandang dan merasa bangga jalan dengannya.

Semakin lama waktu semakin sore tapi saya ga mau beranjak dari tempat duduk, dan mungkin ini mengindikasikan kalau saya selalu tidak mau pisah dan selalu ingin merasa berdua dengan si cantik. Tapi hari memang udah sore janjinya hanya sampai jam 2, dalam hati sicantik sedang berusaha jauh dari ku dia begitu membatasi waktu ketemu, hati ini rasanya hancur, kok yang dulu begitu baik sekarang berubah seratur delapan puluh derajat. Itu lah yang selalu saya khawatirkan dia kerap berubah. Tapi bukan sesuatu kesalahan karena dia memang bukan milikku sepenuhnya. Dia milik orang lain.

Kita pulang dan ke BTM, sicantik udah lapar dan dia minta kita ke mister bakso, buat si cantik apa sih yang ga diturutin, itu yang selalu terlintas dalam benakkku. Dia makan bakso, makanan kesukaannya walaupun sering saya nasehati jangan terlalu sering makan bakso, kita tau memang bakso makanan yang enak tapi jauh dari sehat. Saya makan nasi goreng, kebetula hujan di luar cukup deras, dan saya juga beruntung ga jadi cepat pulang, waktu itu saya ingat rambutnya diikat kebelakang , model yang baru lagi bagi saya, kamu cukup cantik dan bahkan cantik bangat, kadang saya selalu cemburu dan selalu sakit hati ketika ditengah-tengah kita ngomong serius, ditengah canda kita, ada saja sms yang hadir, tapi saya akan selalu tidak mengintervensi itu, walau sakit, tapi itulah kenyataan yang harus saya jalani untuk mendapatkan cinta sejati.

Hujan diluar juga belum reda, dan orang yang sedari tadi makan di mister bakso datang dan pergi tapi kita cantik masih tidak beranjak dari situ. Saya masih ingat di akhir-akhir kita ketemu waktu itu saya tidak kuat untuk menahan nangis dan selalu saja tidak mau kompromi karena beban yang berat meninmpa diri ini, mataku ternyata tidak dapat menahan air mata, karena dibayangan akan ada perpisahan yang cukup panjang, semantara di setiap waktu dan detik ingin rasanya bersamanmu, waktu itu saya sudah menyiapkan sekedar kenang-kenang curhat saya selama hubungan kita dijalin, dan itu saya siapkan beberapa hari setelah ada keputusan dati kamu tidak memilik saya, kamu memilih dia, dan selama itu pula kamu mengatakan tidak ada perasaan itu ke saya.

Saya menyipkan itu sampai-sampai kelas saya terbengkalai, saya siapkan foto yang semoga dapat jadi kenangan buat kamu dan alamat yang setiap saat kapanpun kamu bisa kontak kesaya, dua email yang akan selalu aktif, disaat hp kita tidak tersambung, di saat waktu dan tempat memisahkan kita, email mudah-mudahan tetap menjadi media komunikasi bagi kita.

Akhirnya perpisahan itu pun terjadi dan saya tetap menangis dan rasanya tidak mau pulang dari BTM, kamu pulang ke rumah dan saya tetap di BTM karena disamping tidak mau lepas dari kenangan di BTM, waktu itu juga lagi hujan, kamu tidak mengajak saya kerumah kamu, padahal waktu saya sangat menginginkannya.

Hujan masih saja tetap jalan da turun sematara malam semakin larut saya harus segera pulang kestasiun dan pulang kerumah untuk memberikan waktu kepada badan ini untuk isitrahan, kamu sms dan saya telpon menanyakan saya sekarang dimana saya bilang saya masih di BTM karena masih hujan, dari nadanya kamu kasihan dan menyesal tidak mengajak saya, saya senang dengan perasaan kamu seperti itu. Tapi saya harus ke stasiun dan sesampapainya stasiun saya kembali nelpon kamu kalau saya udah mau berangkat. Sepanjang perjalanan kreta dari bogor ke jakarta, air mata tetap saja turun dan menetes dan saya agak malu dengan penumpang yang lain, mungkin mereka bertanya kenapa sio cowok ini nangis dan mengeluarkan air mata, mereka memang tidak menanyakan itu secara langsung tapi yang pasti ada dalam hati mereka.

Kreta terus melaju ke jakarta dan saya pun sampai di rumah dan kemudian tidur karena besoknya saya harus pergi kekampus.

Hari terus berjalan dan aku terus menjalin hubungan dengan kamu. Dan tiba-tiba waktu kamu mengatakan kalau kamu kerja di BTM jaga counter hp dan kerjanya full 7 hari seminggu, 30 hari satu bulang dan 12 jam sehari, lagilagi saya berpikir ini hantu yang menakutkan dan jelas sudah ini merupakan langkah awal dan memperjelas bahwa hubungan ini memang bermasalah dan kemungkinan waktu dengan saya tidak akan ada lagi,kerja 12 dan seminggu 7 hari kapan waktu saya bisa ketemu, walaupu kam mengatakan akan bisa tetap ketemu ama saya. Tapi saya yakin ini menjadi masalah yang besar dan semakin memperlebar hubungan di anatara kita.

Hari berjalan terus dan sampailah hari minggu ( 9 desember 2007), malamnya kamu ketemu sama pacar kamu, katanya bisa nemanin di counter dan saya dengan sanga senang kalau mau ketemu dan kita nanti akan makan siang bersama. Tapi katanya ga jadi karena si cantik lagi sakit dan mau pulang aja dan ketemunya di rumah aja, dan saya bilang kita beli makanan aja bareng, setelah saya nunggu ternyata sicantik udak di bawah di tempat penitipan tas,pas saya lihat dia pakai kaus putih, warna yang pas dengannya dan saya suka sekali kalau dia pake pakean putih dia kelihatan akan lebih cantik. Dan setiap ketemu sama dia, saya selalu senyum-senyum dan merasa sangat senang. Soalnya ketemu sama bidaari....

Kita beli makanan dan katanya dicantik habis muntah-muntah dan kurang enak badan, kita beli coca cola dan buah, terus beli makana padang, kita kerumahnya dan seperti biasa saya selalu malu.

Kali ini kita duduk dirumah uaknya, dan uaknya cukup baik, begitu juga anak uaknya kalau saya ga salah namanya riski wakyudi yang sering ceplas-ceplos dan sering becanda, sicantik yang tadinya panas, kelihatannya sudah agak normal dan katanya dia selalu kedinginan di BTM karena AC nya. Kita makan, dan bercanda dan berduaan yang begitu mengasikkan, saya lagi-lagio selalu menanyakan ke sicantik.apa dia akan ngasih kesemopatan pada suatu saat cintanya berlabuh di hati saya, seperti biasa dia menjawab, kamu sabar dulu.

Hari sudah semakin malam sicantik sudah mandi lagi, jadi sudah lebih cantik,dan hujan sedikit gerimis, malam mulai semakin larut lagi, dan hati ini selalu tidak mau berpisah dengan sicantik.

Saya pulang kerumah dan besoknya saya menjalankan hari-hari seperti biasa dan masih sering berhubungan dengan sicantik dan katanya dia mau milih saya dan nanya bagaimana mengakhiri hubungnnya dengan yadi, saya jawab kamu pasti yang paling tahu.

Pada satu sisi saya sangat senang selangkah lagi cinta itu akan saya dapatkan, tapi disampin ini ada tanggungjawab yang besar dipindak ini untuk nanti kalau saya benar-benar di terima dapat memelihara cinta ini.

Eh lupa baru mau memilih saya, artinya belum memilih bisa saja besok batal. Saya sebenarnya sadar kalau saya begitu menyakiti seorang cowok yang juga mencintai dia, dan saya takut kena karma kalau sewaktu-waktu ada juga yang mengambil cantikku saya saya karena saya juga merebutnya dari orang.

Seperti biasa kangen itu selalu menyelimuti hati ini, makanya saya akan meminta sicantik untuk bisa ketemu and rencanan hari minggu besok tanggal 16 desember kita akan ketemu,mudah-mudahan jadi ketemu saya sudah kangen sekali. Dan ini mudah-mudahan akan merupakan hari yang indah

I do hope---

Oia hari itu adalah hari minggi (16 Desember 2007) hari yang selalu dinantikan, hari minggu hari yang indah bagi hidupku, hari yang pendek dan selalu saja merasa kurang panjang, karena hari itu seperti biasa saya ketemu sama si cantik, setelah seminggu sebelumnya kita ketemu, seminggu yang rasanya cukup lama, hari yang selalu diganggu bayangan sicantik dikala saya jauh darinya, rasanya semakin lama perasaan hari ini semakin ga kuat kalau ga ketemu dengannya. Bayangannya bagaikan hantu yang selalu membayangiku dan mengikutiku kemanapun aku pergi bahkan dalam tidurku dia selalu hadir dan membuatku selalu terbangun.

Hari itu minggu itu kita sudah janjian untuk ketemu seperti biasa di tempat yang dulu kita pernah ketemu untuk pertama kalinya, tempat yang akan selalu memberikan kenangan seumur hidupku, saya ingin ketemu sama dia secepat mungkin makanya saya bilang ketemunya jam setengah sepuluh walaupun saya sampe di bogor sekitar jam 10 an, katannya dia masih ngantuk, karena malamnya dia habis ketemu sama pacarnya, dia ketemu saya hitung-hitung sekitar 13 jam dari jam sepuluh pagi sampai jam 11 malam, saya cukup cemburu walau dia bukan pacarku, tapi ada seolah-olah tidak rela kalau dia ketemu sama siapan, bahkan sama apa yang membuat dia tidak focus kepadaku saya cemburu, saya cemburu sama hp nya dikala saya sedang asik bercenkrama ama dia selalu berbunyi karena pacarnya selalu sms, saya cemburu dikala ketemu sama dia, dia bercenkrama dengan saudaranya, saya cemburu kalau dia baca Koran, saya cemburu kalau dia melakukan apapun, dan saya ingin selalu bersama dan tidak mau lepas sedetik pun dengannya.

Malam sebelum ketemu saya begitu stress karena dia hanya mc kalau dia udah ga ama yadi lagi, saya ga terlalu yakin mengingat kesalahan masa lalu saya sms sementara dia masih ama pacarnya.

Semalaman saya ngomong sendiri, hati bergetar, mukul dan nendang tembok, hati saya jadi ngilu dan ga bisa tidur. Karena saya berpikir dia pasti berubah dan pandangannnya ama saya akan lain kalau dia ketemu ama cowoknya. Itu yang ada dalam hatiku, dan saya berpikir jangan-jangan besok ga jadi ketemu padahal hari itu sudah merupakan hari yang selalu dan bahkan mulai saat saya berpisah darinya minggu yang lalu saya sudah nantikan waktu itu.

Oia kita janjinya mau kerumah uak yang di cibereum dan kita beli oleh-oleh sedikit. Dan sesampainya di sana, uak sedang keluar,dan hanya ada uak laki-laki.

Kita duduk dan si cantik ngambil air putih dan kita duduk di sofa dan ternyata anak-anak lagi ada dan si aa yang kawin sama orang batak itu juga lagi ada di rumah. Ga berapa lama kemudian kita nonton tv berdua, waktu yang begitu mengasikkan dan saya bebas bercenkrama dengannya. Sungguh wakt yang indah.

Anak-anak bermain dan tidak mau lepas dariku sementara pada satu sisi saya cemburu saya ga bisa ngomong ni sama si cantik. Eh akhirnya saya menikmati juga bermain sama anak-anak dan si put suka sekali dikasih permen.

Waktu kita berdua ternyata ada juga waktu yang paling indah bersama si cantik selama hubungan kita, hal yang paling indah terjadi pada hari itu. Saya benar-benar sangat mencintai dia dan saya ga bisa lepas darinya.

Matahari sudah mulai tak nampak sore sudah menjelang. Tapi menjelang magrib, istrinya si aa (ella) yang orang batak itu datang bersama si aa dan si put, dia nanya ini yang lubis itu ya, ya saya bilang, kita bicara panjang lebar dan dia banyak sekali nanya saya tentang berbagai hal.

Magribpun menjelang, kita sholat dan akhirnya pulan dan kita pun pamit sama si uak dan selalu bilang nanti kesini lagi ya, saya selalu jawab itu tergantung ria uak. Kita nunggu angkot dan saya selalu mengeluh tentang hubungan ini dan sampai di angkor juga kita masih ngomong dan sedikit becanda.

Kita rencana mau beli oleh-oleh martabak buat keluarga si cantik, dan sewaktu membeli martabak mata ini berkaca-kaca memikirkan hubungan ini dengan si cantik bagaimana nantinya. Katanya jangan nangis di sini dong nanti aja dirumah nangis kesaya.

Kita sampai di rumah dan seperti biasa saya agak malu untuk masuk kerumah ia, disitu kita ngomong panjang lebar tentang hubungan ini,dan saya bilang saya udah gak kuat lagi lagi saya ga mau begini terus sementara pada satu sisi dia masih punya pacar.

Dia banyak menangis dan saya kasihan karena posisi dia yang begitu terjepit bagaimana ini jadinya.

Hujan turun dan waktu semakin larut seolah tidak mau berpisah darinya, tapi tekat dalam hati saya harus pulang,akhirnya saya pamit dan saya terobos hujan, dan saya pergi dengan naik angkot yang nyambung-nyambung sampai kejakarta. Saya begitu capek, ngantuk, lapar dan menahan perasaan yang tidak karuan.

Si cantik dari jauh ngasih semangat, sungguh wanita yang baik dan perhatian yang selalu tidak pernah marah dan baik padaku. Thanks ya cantik itu yang membuatku tidak mau lepas darimu.

Saya tidur dengan membawa capek dan besok harus puasa seperti biasa, dan besoknya saya susah bangun karena masih mikir perasaan.

Eh sicantik tiba-tiba sms dia katanya mau ketemu sama yadi untuk memberesin hubungan mereka, dan dia katanya mau memberanikan diri mau terus terang, dan saya bilang terserah dia saya ga bisa ngapa-ngapain.walaupoun pada akhirnya saya paksa dia dan saya dukung dia untuk mengahiri hubungan mereka walau pada satu sisi saya merasa berdosa dan tidak enak. Tapi dengan keegoisan ku ini,hati ini sudah ga bisa kompromi.

Dia bilang ga lama dan ga jauh-jauh, saya nungguin seharin, hampir tiap detik saya ngecek hp apa ada mc atau sms dari sicantik, saya benar-benar menantikan apa jawabnnya., saya sebenarnya ga percaya kalau dia bisa mengatakan dan memeprjuangkan itu semua, dia itu wanita yang halur berpikir dan pribadinya mana tega itu yang selalu ada dalam benakkku. Akhirnya dia sms pada waktu magrib kalau dia katanya udah di rumah,dan saya tanya kejelasannya, ya dia bilang usah bilang udahan sama si yadi, saya cukup senang dan katanya saya boleh jadi pacarnya. Oia, kita sms an bagaimana kalau sekiranya yadi sms ke saya saya bilang akan saya buat skenarion seolah-olah itu bukan saya, kalau ga hantu itu akan selalu hadir dalam hidupku. Oia saya sebenarnya ingin ngomong panjang lebar dengan dia dan mau beli free talknya mentari tapi katanya besok aja,soalnya dia udah ngantuk,ya saya sadar dia caepek.

Met bobok ya sayang (ditulis jam 10 malam pada tanggal17 desember 2007, bagian yang terakhir untuk menjadi kenangan yang indah dalam hidupku)

Besok harapannya menjadi hari yang indah dalam hidup ini, dan semoga dia menjadi kekasihku yang akan selalu baik dan care ama saya, tidak menduakan saya, dan akan selalu perhatian sama saya,dan yang paling saya takutkan dia masih berhubungan dan berkomunikasi dengan pacarnya, itu yang paling saya takutkan.....mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi).

hari selasa mulai dari malamnya semenjak keputusan itu saya tau bahwa sicantik milih saya saya sangat merasa bahagia bangat. kita sms an samapi malam dan dia katany mautidur udah capek.

paginya saya sms dia udah bangun apa belum, karena saya tidak mau dia ga sholat subuh, yayangku harus sholat subuh ga boleh ga.

hari selasa itu mulau dari perjalanan dari rumah ke kampus saya selalu sms dia, kebetulan seperti biasa saya ada kelas pagi, dan samapi siangnya dia minta saran gimana caranya lepas dari yadi dan yadi belum rela.


saya kasih saran 1. jangan pernah sms dan balas smsnya. 2 jangan pernah mau ketemu ama dia. 3 kalau balas kasih tau dengan tegas kalau udah ga mau lagi balikan dan 4. ganti nomor biar ga bisa lagi dihubungi.


sicantik setuju, nanti kalau kita ketemu cantik kita akan beli perdana yang baru. buat cantik saya akan melakukan yang terbaik dan apapun akan kulakukan dan kukorbankan untukmu selagi saya mampu dan akan kuusahakan dan perjuangkan demi kebahagiaamu cantik dan masa depan hubungan kita.


terakhir pasting hari selasa jam 11 siang 18 desember 2007 setelah selsai kulaih badan usaha milik negara.



pasti berlanjut dan akankan kisah cinta ini berakhir dengan baik dan bahagia, kita lihat


hopefully and to be continued




Tidak ada komentar: