Senin, 13 Agustus 2007

ROMA (ITALIA) YANG SAYA LIHAT DAN RASAKAN

oleh: Sahruddin Lubis

Roma, Roma adalah tempat yang menjadi impian dan tujuan banyak manusia di jagat ini, Roma memang punya pesona tersendiri karena hampir di kenal oleh semua ummat manusia, Roma dikenal orang pertama kali Karena sejarahnya, Sejarah keperkasaan Kerajaan Romawi selalu menghiasi buku-buku pelajaran sekolah tidak ketinggalan pelajaran sekolah yang dapat kita temui mulai dari sekolah tingakatan pertama sampai pada tingkatan yang lebih tinggi apalagi pelajar yang mempelajari kehususan pemikiran politikmdan sejarah pasti akan “kenyang” dengan sejarah dan ceritera para Begawan dan apa yang diperbuat para Begawan pada waktu itu. jadi ketika kita mempelajari sejarah dunia pasti tidak akan luput dari sejarah Romawi karena ia memegang peranan penting dalam sejarah peradaban dunia. Sejarah perkembangan Romawi di kawal oleh banyak Begawan yang hidup pada masa itu sehingga perjalanan kerajaan dapat dikawal oleh banyak Begawan yang tentu saja dapat memperkokoh perjalannya dan existensinya. Singkatnya Kerajaan Roma Kuno punya peranan penting dalam sejarah peradaban dunia dan kemudian menyebarkan pengaruhnya ke berbagai wilayah dunia yang lain sehingga sekarang di kenal dunia baru lain yang juga punya peranan penting tapi lain era yaitu era yang lebih modern sebut saja amerika dengan “peradabannya”, eropa yang tidak saja italic tapi eropa secara keseluruhan dalam suatu masyarakat yang lebih modern.

Roma sebagai sebuah wilayah yang menjadi bagian dan pusat pemerintahan italic kemungkinan besar tidak jauh berbedagambarannya dari sejarah yang say abaca dan kenyataan yang saya lihat pabila kita bandingkan dengan zaman dulu. Roma tetap terpelihara sebagai sebuah kota yang penuh dengan gambaran masa silam sehingga apabila kita berada di salah satu sudut gedungnya seolah oleh kita hidup seperti zaman dimana zaman bangunan tersebut dibuat dan difungsikan, kita dapat membayangkan seolah-olah kita bagian dari kerajaan Romawi Kuno.

Roma yang dulu mulanya saya kenal dari buku-buku pelajaran kemudina lebih mendalam dari segi visualisasi gambar-gambar bangunan romawi kuno dan paling banter secara audion visual lewat televise dalam kemasan yang lebih modern, ternyata sekarang ada di depan mata dan setipa saat dapat dijangkau karena saya sedang berada di dala\m genggamannya. hal ini bermula dan dapat terjadi karena saya sekarang sedang studi di kota ini. yang ini semua terjadi secara kebetulan dan sebetulnya hal yang tidak memungkinkan kalau berada dalam keadaan “normal”.

saya mendapat kesempatan untuk belajar di italic bukanlan suatu tujuan yang utama dalam kehidupan studiku karena hampir tidak pernah terlintar dalam pikiranku untuk studi di kota ini. mengingat italic tidaklah terlalu di kenal tradisi keilmuannya dalam era modern sekarang ini dibandingkan amerika, eropa yang lain, jepang, Australia, malasyia. tapi bukanlah suatu penyesalan atau tidak bersukur atas ini semua melainkan kebalikan dari itu mengingat untuk dapat sekolah di luar negeri sendiri disamping harus punya penguasaan lebih juga butuh materi yang lebih banyak, yang saya dapat adalah bagian dari pengecualian dari itu semua, ini dapat kita lihat mulai diterimanya saya sebagai peraih beasiswa tanpa seleksi yang ketat hanya bermodalkan cv dan ijazah minus persyaratan yang lain-paspor-yang sebenarnya wajib di ikutsertakan tapi dengan segala kekuarangan itu semua saya dapat diterima, belum lagi bidang yang saya agak jauh dari bidang yang saya”geluti”selama ini.

Singkat cerita saya diterima menjadi salah satu participant dari beasiswa ini. setelah adminstrasi semua pada tingkatan pertama selesai kami harus berabgkat tanggal 9 januari melalui Airport Soekarno Hatta sesuai dengan yang tertera pada tiket pesawat yang telah kami daoatkan dari Mr Stepano Grando secara elektronik melalui email masing-masing, sebelum keberangkatan hampir semua peserta mempunyai keluhan yang sama yaitu-overload-mungkin mas andi doing yang tidak terdengar keluhan padahal jauh-jauh hari sebelumnya saya sendiri emikirkan akan membawa segala sesuatu yang bisa dibawa untuk kebutuhan selama di roman anti terutama dari segi pakean agar lebih irit maksudnya, maklum sebagai seorang pejalar harus pandai-pandai ngirit seperti yang saya lakukan hampir sepuluh tahun yang telah berjalan karena saya udah kost mulai dari SMU, menderita memang tapi itu semua demi masa depan yang belum tau bagaimana gambarannya di kemudian hari karena itu rahasia tuhan yang harus kita sibak dan gali dan harus kira perankan sesuai dengan yang di arahkan SANG SUTRADARA. kok jauh bangat ngelanturnya. kembali ke yang tadi, tapi yang tadi sebenarnya mau cerita apa, belum jelas karena kemana-mana ceritanya. oke kembali ke permasalahan keberangkatan dari bandara Soekarno Hatta

Hari ini tanggal 14 maret 2006 sudah lebih dari dua bulan saya tinggal di roma dan musimnya juga masih musim dingin walaupun hampir setiap hari matahari cukup bersinar tapi anginnya sangat kuat, hari ini gua kuliah pagi hari oleh prof cecchi tentangan contractual arragment in agricultural, setelah itu gua pergi ke labcom seperti biasa mencek email dan mencari bahan-bahan untuk persiapan kuliah berikutnya. Hal itu saya lakukan sampai menjelang jam dua, karena jam dua ada seminar tentang development dan corruption dengan pembicara dari world bank, yang isinya seputar korupsi dan bagaimana cara mencegahnya. Seminar itu diikuti oleh mahasiswa s2 dan s3 dan beberapa dosen dan seminar berlangsung sekitar dua jam lebih, setelah acara seminar selesai sang pembicara yang orang India lulussan s3 illinois berbincang langsung dengan kita, dan apa yang mau kita tanyakan, beberapa nanya tentang korupsi di Indonesia, ternyata dia tau banyak tentang Indonesia. Setelah itu kita pulang dengan sanat lapr mengingat belummakan dari pagi hanya sarapan roti seperti biasa ddan makan berat setelah pulang kuliah. Setela mlam sambil belajar saya selalu teringat akan Indonesia, akan ndahnya Indonesia ingat suasana di Indonesia yang enak, dan dalam beberapa hari ini saya selalu ingat mati dan saya sangat takut sekali karena amal yang saya perbuat rasanya tidak cukup untuk menghadap sang khalik, moga-moga akan lebih baik dan saya lebih kuat dan lebih teguh untuk menjalankan perintah Allah sebagai bekal untuk menhadap kepadanya karena sesungguhnya tiada yang bias di bawa selain amalan dan kebaikan yang kita perbuat, saya selalu teringat kepada orang tua nenek dan saudara-saudara yang telah bersusah payah tidak kenal lelah untuk tidak lebih supaya dapat melihat anaknya lebih baik darinya, mereka menahan untuk tidak makan yang enak ddan tidak tidur ddengan tenang hanya demi kebahagian anaknya semoga itu semua mendapat balasan dari_Nya kareana itu sesungguhnya itu tidak bisa di balas dengan apa pun yang ada I dunia ini. Kadang-kadang anak tidak memperdulikan orang tuanya padahal orangtunya sangat memikirkan anaknya, itulah yang ada selama ini ada padaku, aku belum pernah menolong orang tuaku, sementara aku selalu menyusahkan mereka, bahkan sewaktu saya pulang saya selalu menyusahkan dan tidak pernah membantu mereka dan bikin masalah. Oh tuhan berikan lah waktu dan kesempatan kepadaku untuk membalas jasa-jasa mereka denganm baik, seperti nenekku yang sudah tua aku ingin sekali melihatnya di hari tuanya, ya allah peliharalah ibadah saya, orang tua saya, orang-orang yang saya cintai semoga kami dapat bertemu dijannahmu kelak. Pada malam ini setela say abaca pelajaran tadi pagi saya pergi kedapur dan sekilas saya melihat sinar terang di wc dan ternyata sinar itu dari luar kemudian saya ke kedapur yang dempet dengan wc dan saya melihat keluar sinar rembulan sangat terang dan ini pertama kali bagi saya melihat bulan selama di roma dan sinarnya cukup terang, semoga ini pertanda kebaikan dari yang kuasa kepada ummatnya.

Hari adalah tanggal 15 maret 2006, pada pagi hari seperti biasa setelah selesai siap-sipa di rumah berangkat ke kampur dan seperti biasa pula naik bis 61, kali ini tidak terlalu padat. Sampai dikampus baca-baca dikit nunggu jam 9 kuliah di mulai. Kuliah hari ini oleh prof Massimo rossi yang topiknya masih sama dengan kemarim seputar pcm dan lfa. Kuliah selesai kira-kira setengah dua belas. Setelah itu ke labcom untuk cek e-mail dan browes beberapa tulisan, kira-kira jam satu kuraang lima menit kita ke cittaò universita Karena aada jabwal English club yang di prakarsai anak-anak amerika, pertama sampai ditaman kita belum tau tempat dan mereka dimana, setelah nanyak-nanyak akhirnya ketemu merka sedang ngobrol yang pertama sekali saya sangat takut dan grogi takut tidak bisa mengikuti, tapi setelah bergabung jadi lebih confiden.kelompok di bagi dua setelah itu saling berkenalan dan setelah itu kelompok di bagi kedalam kelompok yang lebih kecil lagi yaitu 4 orang kelompok saya kebagian saya sendiri satu italiano, dua amerika satu perempuan dan satu laki-laki yang saya ingat Cuma perempuan ammerika yaitu Julie karena saya lama ngomog ama di adia nayak dan bebincang banyak sekali, setelha lama-lama saya baru tau mereka adalah missionaries kris ten mungkin protestan, tapi kareana saya tau jadi saya main cantik tidak terlalu memojokkan mereka atau terlalu mengikuti mereka, seperti ketika dia nanya tentang apa saya teguh memengan agama saya, saya tidak jawab karena ada konsekwensi di balik itu, yang penting saya enjoi dengan praktek englis saya, selama di roma baru kali ini saya merasa powerful mengelurkam bahasa inggris saya Karen bahasa saya sangat jelek, kesalahan ngomong ama Julie tidak masalah karena dia maklumdan membetulkan apabila salah. Dia sangat baik dan ramah setelah itu kita foto karena atanya dia tidak lama diroma dan sebentar lagi pulang keamerika tepatnya Miami, setelah itu dating megan kenalan dan ngobrolsetelah itu foto-fota barenga juga sama Melissa yang kelihatannya megan dan Melissa masih sangat muda sekali mungkin baru lulus sma. Mereka di kirim ke roma bargkali dlam sebuah missiprotestan dengan dalih dan cara seperti membentuk English club kareana memang di tali englis tidak begitu baik.

Setelah itu kita pulang kerumah masak, dan ulang pelajaran dan malamnya belajar rncananya bikin papar tapi tidak jadi karena belum ad aide yang tepat dan pas. Mudah-mudahan tuhan memberikan bantuannya sehingga hambamu ini lebih mudah untuk melaksanakan tugas dan lebih mudah menerima pelajar dan jaga hambamu ini suapa tetap istiqoma menjalankan perintahmu dan menjauhi laranganmu, aminn.

Hari jumat yang lalu kita ada kuliah kayak kuiah umum dengan mendatangkan pembicara dari FAO namanya paolo grappro tetapnya DR paolo groppo, kita membicrakan land reform dan hasil konfrensi FAO di brasil. Hari sabtu sehari setelah itu pagi pagi anak-anak pergi ke tornolia untuk internet sementara saya ada di rumah tapi paginya pergi olah raga di sekitar wilyah rumah ddan di akhir menu kerumah saya menemukan sebuah parco untuk tempat olah raga, ddaan itu kayaknya cocok di jadiknan untuk tempat oleh raga. Sorenya kita pergi ke villa borgese untuk internet dan setelah setlesai hengki dan andi nonton ilm gratis di casa de cinema, kita saya dan rudi masuk tetapi salah masuk ke tempat nonton teatrenya sementara di situ kayaknya ada workshop setelah itu kita cari ternayata di bawah ada temapat nonton gratis satu-satu orang laptop dan bebas milih judul filmnya, kita sih ga nonton kareana kepenuhan . stelah dari situ kita langsung ke piazza Victoria di sana banyak bumbu masakan asia termasuk jenis sambal-sambakan dan ikan asin. Kita masuk kedalam beberapa tempat, setelah itu pulang langsung masuk bihun dengan bumbu baru. Untuk porsi tiga orang rudi andi dan saya, dan ternyata bumbunya lumayan pedas manis.

Hari ini hari minggu, tanggal 15 maret pagi-pagi saya di telepon ddari kampung nanyaiiin kabar dann sya bilang sehat, kemarin juga ayah nelpon, bilangin kalau umak udah mualai sehat. Pagi-pagi kita semua sarapan bareng dan ngobrol lumayan lam. Jam sebelas bikin program (install) program google desktop. Dan hari saya ada rencana bikin outline paper kuliah.

Hari ini tanggal 21 maret 2006, aktifitas yang di lakukan seperti biasa tapi hanya pergi ke kampur naik metro (kereta api) jadi bisa ngambil Koran gratis di stasiun karena ada yang negabgiin yaitu Koran city dan metro yang korannya agak tipis dan beritanya lumayan dan isinya lumayan kalaupun sebenarnya tidak ngerti karena full bahasa italic. Sampai dikampus ngobrol sebentar di dekat kelas sama anak-anak,kemudian grando buka kelas, hari ini kelas oleh prof Massimo rossi, bicara masalah LFA keterlanjutnnya tapi bicara masalah format, seperti biasa di tengah jam pelajaran ada break waktu sekitar 15 menit dan dia menyuruh kita untukmove dari tempat untuk lebih fresh. Selesai jam 11, terus saya ke tempat fotokopian tapi tennyata sangat penuh da antrian panjang. Maka saya ke labcom seperti biasa lihat email dan cari data mata kuliah, hari ini saya berhasil membuat email gmail yang isinya mirip dengan yang sebelumnya yaitu sahruddin.lbs@gmail.com. Jadi mungkin untuk besok-besok bisa di taruh di computer email kita jadi lebih mudah. Sekitar jam 2 siang kita pulang naik 61 sampai dirumah sholat zhuhur kemudian tidur kira-kira sampai jam lima kemudian sholat asar dan setelah itu mandi dan nyiapin makanan untuk berbuka, setelah sholat makrib baru makan, dan pada jam –jam 8.00 malam mereka alessio, hengky, andy dan maurizion benarin mesin cucin karena rusak airnya tidak bisa keluar jadi pakean tidak kering, sialnya yang selalu kenak rusak dan airnya tidak kering sewaktu nyuci adalah Maurizio ( maurizion ini adalah orang italic yang katanya editotr film sering ikut kontes film pendek berasal dari calabria salah satu region di selatan Italia).

Sampai malam saya belajar tepatnya menjelang jam satu saya menerjemehkan tugas paper untuk marco, tapi belum selesai dan saya rasa belum sempurna, dan saya juga memprint untuk besok kalau bisa konsultasi sebentar dan ngasih ke tias untuk dilihat apa bahasa inggrisnya benar soalnya saya sangat lemah dalam bahasa inggris. Semoga hari esok lebih baik dank au berikan yang Allah rahmatmu kepada hamba yang lemah ini, dank au masukkan hambamu ke jannahmu, bimbimlah hambamu supaya tetap di jalamu, pertemukan lah aku dengan orang-orang yang aku cintai di jannahmu nanti.

Hari ini adalah hari selasa melakukan activitas seperti biasa, pagi pergi kuliah Cuma pada hari ini dosen yang seharusnya masuk tidak masuk jadi digantiin grando. Setelah kuliah pergi ke labcom dan pualng dengan 61 dan setelah itu beli buah-buah ke arab mesir yang suka ngajak ngomong arab dan bahasa inggris. Setelah itu masak dan semua kegiatan berlangsung seperti hari-hari biasanya dan waktu ujian udah mulai dekat.semoga kebaikan dan rahmat allah tercurah kepada hambamu ini, amin.

Tanggal 21 adalah hari pertama musim semi mulai di itali, hati ini adalah katanmya hari pertama tapi saya tuh ga ngelihat perbedaaannya dengan hari yang sama aja (tapi sebenarnya saya tidak sadar ternnyata hari siang itu semakin panjang), pada hari ini kita ketemu banyak orang beli bunga ini kali pertama kali musim semi mau diu muklai dan mereka sangat senang

Hari jumat kita pergi ke FAO ketemu dengan DR Paolo Groppo, kita ada kunjungan ke Fao dalam rangka mengunjungi biar tahu tangtang Fao, pasa pertama sampe di Fao kita pertama kali pergi ke cape ini sih di tarktir oleh cewek2 asistennya paolo, sauya udah takut sekali karena sayatidak bawa duit sama sekali, padahal saya. Udah di ingatin hengki satu hari sebelumnhya. Saya harus bawa duit karena katanya kita akan makan tapi perkiraan kita kita kana di teraktir, kembali ke awal datangya ke FAo setelah ditunggu oleh DR Stefano Grando kita depan gedung FAO kita setelah kita masuk kedalam dan ketemu dengan petugas perpustakan dari yang bahasa inggrisnya sangat fluenct dari pin yang saya lihat di bajunya dia dari Ottawa, Canada.

Seteelah kita keliling-keliling dan perpuatakaan FAO, kita melihat perpusatkaan FAO yang begitu high tech yang di lengkapi penagman air dan bukunya atau rak bukunya bisa di pindah-pindah. setelah itu kita di bawa keliling-keliling, dan pada waktu siang kita makan bareng dengan orang-orang fao, pada waktu itu saya jadi tambah khawatir karena berhubung duit gua ga bawa. Jadi gua pusing tujuh keliling karena bagaiman gua bisa makan sementara duit gua ga ada, setelah itu saya minjam ke teman –teman dan nanya-nanya sama teman-teman dan katanya dan pada ga bawa duit, dan akhirnya gua minjam sama kartika.

Setelah kita makan, kita keluar dan foto-foto banyak banyak , dan setela makan saya masuk ke restoran lagi dan ternyata udah ada prof ceccchi dan prof basile, dan seteklah kita foto-foto banyak, tenyata marco dan cechho dan groppo dan basile. Dan kita foto-foto, setelah itu kita mau ke runagan pertemuan uatama tapi karena dibuka kita ke bawah dan basile nunjukan rumah India.

Kita pulang dan pas keluar dari kantor fao udah mau hujan, dan setelah itu naik kreta, an setelah kita keluar dari dari kreta ternyata ternyata udah jhujan deras dan sementara kita harus kekampus untuk kuliah sama prof marco bellandi.

Hari minggu setelah hari jumat ini cuaca sangat cerah seperti bias kita hari sabtunya pergi ke villa tornolia untuk ngenet dan hari ahat saya olah rag pagi. Dan pada malam pas alessio pulang dia langsung nanya jam berapa di jam kamu saya bilngjam 8 lewt sekina ternya itu salah karena paha hari inii tejadi peruhahan jam satu jam lebih cepat. Dan setelah kita cek computer ternyata udah otomatis berubah. Setelah itu saya kasih tau ke cewek2 ( mahasiswa Indonesia) bahwa ada perubahan waktuu dan kemuadin amereka mengucapkan terimaksih, dan saya harap pada waktu itu mereka langsung kasih tau sama temn mahasiswa dari India , paada pagi hari hari senin kita ke kampus satu jam lebih awal dari hari biasanya. Dan seleh waktu udah jam 9 tiga orang India blum sampe dan kemudian di telpon ioleh tias dan ternyatamereka masih di ruah dan mereka tidak tahu akan berita ini, dan merewka buru-buru kekampus, dan setelah prof rossi sampe dan pelajaran udah mulai dalam waktu yang lama ternyata italic belum daytang walapun pada akhirnya mereka datang dengan sangat terlambat.

Tapi pada akhirnya everything is ok, jadi ga sada masalah dengan India yang terlambat. Setelah itu siangnya saya konsulyasi dengan rossi tentang paper yang mau saya tulis.

Dan kemudian saya pergi pulang dan kemudian pergi ke ruma cemwek untuk belajar dan sorenyaketerminibeli ayam di kebeb untuk ulang tahun embak lina, dan sampai di sekitar rumah cewek kita nyari kado dan kue sewaktu beli kartu ucapan selamat telepon saya berdering ternyata ada terlepon dari Kristi katanya dia lagi di bandara fiumicono baru pulang dari wina (Austria) dia bilang untuk pulangk perugi jam dua belas malam jadi dia nodong saya untuk dia nginap di rumah saya, kemudian saya mikir dan saya Tanya cewek dan mereka setuju tapi setelah saya Tanya dia bawa teman saya jadi gak enak saya bawa saja kerumah ah. Keudian saya susul mereka di stazione tiburtina. Saya nunggu merekasangat lama dan setiap kreta yang lewat selalu saya lihat apa mereka datang.

Setelah saya sms tetap aja gaada jawaban karena sms saya gak sampe, tapi kemudain ada suasa sms sampe dan saya berpikir pasti nanti dibalas. Beberepa saat kemudian saya mutar-mutar lagi dan hp saya berdering dan ternyata telepon dari Kristi dan ternyata dia udah sampe dari tadi dan nunggu di depan conad dan ternyata dia ama temannya yang berasal dari korea namanya anna. Yang lucunya anna ini ga bisa bahsa inggris dan bahsa italinya juga anggak terlalu bagus tapi masih lebih bagus dari saya wajar karena dia belajar bahsa italic full.

Setelah itu saya bawa mereka kerumah danmalamnya nginap di kamanr gua tapi jangan salah saya gak nginaap lo satu kamar ama merek tapèi sya di kamarnya hengki. Paginya kita foto-foto dan Kristi pergi ke internet tapi anna katanya pulang ke perugia saya antarin deh ke satziun tiburtina katanya sih mau naik mobil , kita gak tau dimana stazioun bus setelah kita tanya dan ternyata dia lumayan cekatan dan berani nanya kes seseorang dan katanya di seberang staziun , kemudian kita pergi ke sana dan nyari-nyari mobilnya ketemu tapi setelah kita Tanya berangkat jam 2 siang la prossima alle due, kemudian di putuskan naik kreta, sampai disatziun lagi beberapa meter dari full bus dia òlangsung kemesin tiket kereta dan dia milih bahsa italic sebagai bahasa pada mesin pemandu.dan sampai pada tahap masukin duit tidak berhasil dan udak di coba beberapa kali. Akhirnya ga jadi beli tiket lewat atm tapi ke kasier. Dan itu berhasil ia dapatkan dan waktunya sekitar lima menit lagi dan dia menuju peron (binario trans) setelah itu berpisah dan waktuu itu sekitas jam setengah sepuluh pagi dan saya kerumah dan kemudian kekampus untuk ngambil duit dibang karena setiap tanggal dua lima gajian. Tapi sesampainya saya di luar atau sekitar bank ternyata ngantri rame sekali dan saya poutuskan kembali kekampus karena kelas udah mau dumulai .

Sementara pada siang hari keristi pergi sama sama iwan jalan jalan keliling roma dan kita kuliha kita ga bisa nemenin mereka karena kita benar-benar ga bisaninggalan kuliah sampai sampa kita dan saya ngomong sama kristi kamu tidak tepat datng sekarng jadi kita ga bisa temanin soalnya beberapa minggu lagi kita mau ujian. Tapi wwqlaupun begitu kayaknya mereka pergi kebayank tempat malah mungkin semua tempat di roma sudah mereka kunjungi jadi tidak salah pergi dengan iwan, sementra pada sore hari kita sama rudi pergi kerumah ceweek untuk belajar bersama karena memeng rasanya lebih enak karena lebih mudah nangkap. Pada hari jumaat kira-kira tanggal 28 beraapaan iwan pergi aman rudi ke venezia dan katanya bagus bangat dan itu kita bisa lihat dari foto-foto yang mereka bawa memang bagus bangat. Sementara saya pada setiap hari pergi kerumah cewek. Mereka pulang hari minggu pagi jadi pada sorenya kita ama rudi pergi belajar ke rumah cewek, dan dalam perjalanan kerumah cewek kita nunggu bis (211) sangat lama sekali, karena memang di roma yang namanya bus pada hari libur sangat jarang maka kadang tidak jarang penuh, eh lupa gua paginya pergi bareng aman mas andi , hengki ke porta portese ( pasar ini adanya Cuma hari minggi) di sini barangnya lumayan murah mirip-mirip rombengan di indonsia dan ada juga yang baru tapi relative miring, saya beli baju garis-garis warna hitam harganya 5 euro dan seperti biasanya berburu baju murah yang dsatu euro.

Hari selasa iwan berencana pulang ke amerika (new york) karena dia mau kerja lagi waktu liburannya sudah mulai habis ( iwan kerja di Acnealson Amerika), oranggnya kocak abis baik dan enak di bawa ngomong, beberapa hari sebelum itu kristi juga masih ada di rumah kita makan bareng saya yang masak spageti dan rudi masak nasi goreng , hari ini lengkap bangat bumbunya jadi saya mersasa selama saya diitali baru kali ini saya merasaan msaan saya yang ter enak, sambil makan iwan katanya mau ngundang kita makam bersama di luar yang benar-benar masakan itali.

Pas hari senin sorenya kita udah siap-siap untuk pergi makan malam bersama dan merupakan malam perspisahan dengan iwan, siangnya kita (alessio, maurizio, andi, hengki rudi dan saya ) foto-foto dulu dibawah, sebelum pergi berangkat, dan ternyata kita mau pergi makan lumayan jauh naik kreta turun di colosseo dan setelah kita mutar-mutar saya baru sayar ternyata alessio punya agenda untuk atau sambil dalam perjalòanan menuju ketempat makan kita harus keliling-keliling dulu di beberapa tempat jadi alessio dengan antusias menerangkan sejarah dan kapan di buat banguan yang dimaksud (alessio adalah ahli lumayan ahli di bidang sejarah dan art), jadi kita lewat coloseo, viazza venezia dan reruntuhan dan berberapa tempt penting yang sebelumnya kita ga tau), kira-kira jam menjelng jam 9 lewat kita menuju tempat makan malam yang ternyata sudah di pesan sebelumnya oleh alessio, di sini makannanya benar-benar di pilih, yang benar-bena asli roman dan tidak mengandung fork, jadi lumayan lama waktu pemilihan, di sinikita makan tiga sesi sesi pertma sapgetti dan pasta, sesi kedua sesi daging dan sesi ketiga penutup, dan katanya makanan ini asli roamni dan harganya untuk kantong saya sangat mahal tapi yang bawarin semua iwan, sewaktu kita makan sambil di terngin asal dan terbuat dari apa makannannya.

Setelah itu kita pulang dan kebetulan ketemu sama prof.cecchi dan prof basile ditengah jalan tepat di satu situs kuno, kita lumayan kaget, kerena kita takut di bilang ga belajar karena mau menjelng ujian, kebetulan mereka lagi jalan-jalan sama orang india yang datanga katamnya dari universitas punjab india, setelah itu kita berpisah dan kita masih jalan-jalan kaki sambil menuju pulang kerumah tapi menuju ke stasiun krete paling dekat, sambil kita menuju staziaun terdekat kita masih m,uta-muta sampai akhirnya juga kita lewat circo massimo yang sekarng mirip lapangan boladan bulat lonjong, padahal ini merupakan tempat yang sangat bagus pada zaman dulunya sekarng tinggal lapanga dan ternyata pada malam hari banyak orang pada nongkrong di circo massomao, hari udah sekitra jam 11, 20 kita kira kreta sudah gk ada tapi ternyata masih ada, dan kita samapi di rumah menjelng jam dua belasa di mana besoknya iwan mau pulng sebelum tidur kita ngobrolsebentar di kamar rudi dan iwan lagi beres-beres pakean untuk besok, kebetulan kita besoknya tanggal 3 april 2006 hanya satu mata kuliah dan jam sebelas pula, jadi bisa tidur lebih lama danlebih malam.

Pada sekitar jam 9 si iwan berangkat ke bandara sama rudi karena dia harus take off pada jam satu jadi harus lebih cepat, kita pergi kekampus dan paginya karena saya sekitarsatu jam lebih awl sebelum bejar saya pergi keperpustakaan untuk mengulang pelajaran dan kuliah berjalan seperti biasa dan kita pulang kerumah.

Hari ini tanggal rasanya sepi kayak merasa kehilangan karena biasanya ada teman kita yang kocak dan enak di ajak ngomong hadir di hadapan kita yang selalu meberikan motivasi untuk optimis dan yakin akan diri sendiri karena rintangan itu paati berakhir, hari ini saya seperti biasa jarang ngecek hp jadi saya tidak tau kadang ada sms atau telpon , pada malam hari saya cek ternyata ada sms dari kristi katanya dia mau pulng hari minggu dan kalau saya mau ngirim duit saya datang ke fiumicino (bandara international italy).

Sehari sebelum dan sehari setelah ujian (ujian tanggal 7 april 2006 jam 9.30 ruang viii b gedung fakultas ekonomi lantai -1). Sehari sebelum ujian semua orang-orang pada bejalar mengulang semua mata kuliah yang banyaknya minta ampun, pada mulanya (sebelum minus 1 ujian ) semua masih merasa biasa-biasa dalam mengulang mata kuliah artinya di baca dikit-dikit masih naymbung tapi pada hari menjelng ujian (tepatnya 1 hari lagi) pelajarn rasanya sudah tidak masuk lagi ke otak, dan hampir semua merasa jenuh dan rasanya otak tidak kuat lagi menampungnya, tidak kuat mena,mpung karena bukan semua yang di pelajarin sebelumnya udah di otak tapi karena di samping banyak yang tidak tertalu ngerti mata kuliah yang terlampau banyak, saya bejalar sampai mlam bangat dan mengulang beberapa yang saya prediksi masuk ujian sekalipun gak tepat artinya tidak keluar ujian, besoknya pada tanggal 7 jam 5 alaram hp gua berbunyi tanda saya harus bangun, tapi rasanya ngantuk bangat, jadi alarmnya saya mundurin sekitar 10 menit saya tidur lagi dan 10 menit kemuadian alarmnya berbunyi lagi, tapi masih nagntuk bangat dan rasanya mata ini enggan untuyk di buka dan selimut sulit untuk di angkat sedangkan badan ini berat untuyk bergerak, tapi karena harus mengulang lagi bberpa mata kuòiah yang belum diabaca maka mau tidak mau harus segera untuk bangkit dari tidur pendek yang begitu berat untuyk di hentikan. Saya wuduk sekaligus mandi, sholat subuh dan ngulang beberapa mata kulian sarapan dan pergi lebihpagi ke kampus naik metro (metropolitana di roma) adalah kreta bawah tanah do roma yang terdiri dua line yaitu lain a dan lain b yang kita lewati untuk kekampus adalah line b yang hanya sekitar 4 pemberhentian, kita naik dari monti tiburtini yang paling dekat dengan rumah, setelah itu quintiliani, la prossima tiburtina, la prossima bolonga, prossima policlinico, jadi kampus di sekitar policlinico (kenapa di katakan policlinoco karena di sini terdapat policlinoco yaitu rumah sakit, dan dekat dengan fakultas kedokteran la sapienza). Sesampainya di kampus ( kita sampai lebih awal dari jadwal ujian sekitar satu jam sebelumnya), kita langsung menuju ruangan yang dekat denganh ujian, di sini kita ( saya dan rudi yang bareng kekampus) mulai ngulang pelajran lagi padahal sebenarnya otak udah jenuh dan tidak mau di isi lagi semakin bayak yang di baca rasanya sudah semakin banyak lupa dan banyak tumpahnya. Lama kelamaan tambah banyak anak-anak yang datang dan sampai semua datang. Jadwal untuk ujian sebenarnya udah lewat tapi marco sang diktator yang berjaya pada saat itu juga hari ini dan dimungkinkan sampai kuliah selesai masih jadi seorang yang bergaya diktator.sebelum kita ujina kita ngambil foto-foto dan vidio bagaimana kondisi dan suasanya para mahasiwa sebelum ujian. Yang semua merasa sungguh capek dan jenuh dan pada bosan dengan mata kuliah.

Akhirnya momen yang di nanti datng juga akhirnya, ujian pun di mulai pasa masuk keòlasa marco langsung melatakkan kertas (soal ujian ) meja dan dengan jarak yang jauh.setalah sedikit briefing baru kita boleh membuka kertas ujian, dan mulai untuk mengerjkaannya, kelihatannya soalnya tidak susah-susah tapi sulit unukt menjawabnya karena multple choice jadi ada yang mirip-mirip jawabannya. Solanya benedetti banyak bangat padahal ngajarnya Cuma dua jam, setelah itu rossi dan basile dan grando, sementara yang lain dikit kayak marzano, garau dan lin-lain. Yang pertama selesai adalah hengky dan tini stetalah itu mulai banyak yang stleai. Habis ujian dengn sedikit pembahasan kita jadi tau sedikit gambaran hasil ujian kita, habis dari situ kita pergi ke mesjid untuk sholat jumat karena kebetulan hari ini adalah hari jumat yang sebelumnya kita gak bisa sholat karena bentrok dengan waktu kuliah. Habis sholat saya ke tolilet dan setelah itu saya kehilangan kontak dengan rudi dan andi yang katanya mau ke ujung jalur kereta, saya ke staziun campa sportivi dekat mesjid sambil nunggu meraeka mana tau belum keluar, saya tunggu lama sekali tapi kok belum muncul saya pastikan dengan ngiurim sms ke rudi ternyata mereaka udah di termini (termini pusat dari stasiun bus dan kreta yang terhubung ke semua penjuru baik bandara, antar negara dan bus kesemua arah dan kreta ke nayak negara dan ke semua daerah itali). Setelah tau mereka udah perg saya putuskan untuk pergi ke tujuan kreta paling ujung setelah kretanya datang, saya melihat-lihat keluar daqri jendela sepanjang perjalanan saya pikir ada pemandangan yang bagus tapi ternayata sampai ujung tidak di temuksan yang bagu karena ternyata daerah ke ujung adalah daerah industri dan suasanya pedesaannya belum ada.

Saya pulang kerumah naikm mobil mulai dari flaminio naik 495 (saya santa nagntuk bangat) turun di itburtina dan di tiburtina nunggu 111 yang cukup lama, terus naik 111 tidak jauh dari staziun macetnya minta ampun ddan ini pertama kali saya mengalami yang benar-bemnar macet di tali saya langsung teringat jakarta yang hampir setipa hari kita mengalami kemacetan tidak kenal wktu dan tempat. Saya putuskan untuk turun karena masih di sekitar staziun tiburtina dan saya bali ke staziun tiburtina untuk naik kreta aja karena tidak akan macet dansangat cepat di sini kreta lumayn cepat dan frekwensinya tinggi jadi tidak harus nunggu lama-lama (lagi-lagi kalau dinadingin di jakarta yang nuggu kreta bisa sampai satu dan kadang sangat penuh dengan sesak di sini juga sesak kadang-kadang tapi tidak separah jakarta dan tidak tertib, di sini lumayan tertib). Sampai di rumah lapar bangat karena belum makan dari pagi hanya makan kebab di mesjid, saya hanya makan buah karena sebentar lagi mau pergi nonton cinema dengan maurizio dengan kawan-kawan secara gratis, temaptnya lumayan jauh, kitadisana nonton short movie dulu dan disetiap akhir short movie nya di tampilin secara lngsung para aktor dan parapemainya. Setelah it baru nonton film yang sebenarnya yang ada percakapannya. Film ini film dari irlandia, yang kata anak-anak umayn bagus walaupun bagi saya biasa-biasa aja, biasa aja buklan karena saya bisa menilai film dari segi kuòlaitas mana yang bagus dan mana yang jelek tapi semata-mata karena saya kurang suka nonton, mungkin kalau ada pilihan saya lebih suka nonton tom and jeerry atau casper. Atau malah film toto (antonia) pelawak legendaris itali yang bisa mengocok perut walupun flmnya dalam bahasa itali tapi kita biasa ketawa dari gaya-gaya eksentriknya.. kita pulang hampir jam sebelas sampai rumah langsung masak dan kemudian makan dan tidur.

Hari sabtunya, pagi pagi habis sarapan kita langsung ke villa tornolia untuk negenet dan olah raga sepanjang perjalanan menuju tornolonia kita punya masalah sedikit karean mobil yang kitra tumpangi tepat bus 61 gak bisa lewat karena tepatnya di belokan yang di lewati di samping tidak seharusnya ada mobil tapi ada mobil jadi susah untuk bis belok mengingat bus di sini lumayn besar dan belokannya lumayan tajam jadi supirnya sudah berupaya untuk belok tapi tidak bisa ngekelakson tapi orangnya tidak kelihatan, dan akhirnya saya lihat sopirnya nyatat nomor kendaranan) dan setelah mundur dan di usahakan akhirnya bis juga ( sebagai catatan di roma banyak bangat mobil dasn susah untuk parker maka hampir semua jalan di roma penuh dengan mobil maka jangan coba-coba punya mobil di roma kalau takut punya resiko ga bisa parker mutar-mutar atau parkiran mobilsendiri jauh dari runah sendiri, di sini kelihatannya mobillumayan bandel-bandel dan penegendara sangat crazy karena kadang merahpun di terobos dan sistemnya gak bagus bangat).

Kita di tornolian ngenet sampai jam 11 lebih terus pulangnya ke incs untuk belanja sampai di rumah masak dan tidur setelah itu pergi ke villa borghese untuk belajar bahasa italic sama kefas ( anak mahasiswa yang kuliah katanya di kampus orange maerika ngambil bisnis ekonomi dan dia lulusan dari America) kita belajar di taman dan di bawah pohon-pohon sampai gelap akhir kita pulang kerumah masak dan sampai netik ini jam satu leawt 4 menit. Besok di sambung lagi sebagai ctatan besok pemilu di italia.

Pagi ini pergi ke porta potese kemudian ke fiumicini jemput kristi dan sampai di rumah dan selanjutnya---------

Pagi ini tangal 9 april 2006 jam sembilan saya pergi ke porta porthese untuk neglihat sesuatu atau untuk ngelihat pasar dan untuk menghilangkan kepenatan setalah ujian, saya pergi seperti biasa naik kreta dan sampai dicirco massimo dan saya langsung nunggu bus no 3. dan karena jarang seperti biasa lagi hari minggu jarang ada bis maka saya lihat ada bus 75 yang juga lewat porta porthese, tapi kali ini busnya ga leat perta portese tapi mutar dan dekat dengan porta porthese sebelum jembantan akhirnya gua nyebrang jembatan deh dan saya ambil beberapa foto-foto sungai yang kelihatannya lumayan gede. Dan saya akhirnya sampai di pintu pasar (namanya juga porta=pintu) dan pas mau masuk ke pasarnya yang kebetulan ada dua pintu ada satu orang perempuan yang nayamparin gua dan langsung ngomong sei spanyolo? No. I am Indonesian , dan dingikuti gua sebentar dan balik lagi ke ke temannya dan kebetulan dia sama laki-laki ( janmgan salah perempuanya bukan anak muda tapi udah umur 30 an. Setelah itu seperti biasa saya langsung mutar-mutar di potra porthese ngelihat barang-barang yang murah dan kita akan umpai ibu-ibu yang sibuk memilih batrang-barang yang murah dan setipa yang dimana ada satu eouro selalu ramai apalagi barangya bagus.

Saya udah mutar-mutar sampai dan akhirnya sampai di ujung pasar tiba-tiba hp saya berdering ternyata ada telepon darikristi,katanya dia sedang dibandara fiumicino dan tidak jadi berangkat karena ada masalah dengan tempat duduknya dan ternyata dia tidak dapat berangkat karena ga punya tempat duduk. Dan dia bilang saya harus kebandara untuk ngejemput dia karena dia tidak bisa datang sendiri ke rumah saya walaupun sampai tiburtina karena barangya banyak bangat. Akhirnya saya menuju ke fiumocino berangkat dari pota porthese naik 3 dan menjeleng sampai di circo massimo saya nerima sms bahwa dia jadi berangkat pulang ke jakarta. Dan akhirnya saya putuskan untuk langsung pulang ke rumah.

Sesamèainya di rumah saya ke kamar hengky dan cerita bahwa kristi ada di bandara. Tidak berapa lama kemudian ada telepeon dari kristi bahwa dia katanya ga jadi pulang karena tidak ada seat. Setelah itu saya putuskan kebandara mulai untuk ngejemput kristi saya ke staziun tiburtini, dan sesampainya di staziun tiburtina saya bingun lewat binario (jalur) mana tapi sewaktu beli kancis, saya nanya binario mana dia ngomong binario dua, dan akhirnya saya nunggu dan perjalanan ke fiumicino jam 14.06 dan akhirnya saya berangkat ke fiumicino dengan kreta yang mirip dengan kreta saya sewaktu pertama kali datang ke itali pakai kreta ini (makanya sewaktu saya selalu lewat saziun tiburtina saya ingat pertama kali ke itali yang begitu mengerikan dan berat terutama cewek nanti di ceritaan lagi masalah bagaimana cewek menderita dalam sehaian belum tau mau nginapo dimanma beda dengan kita yang langsung adapat tempat. Ini set back, sesampainya saya difiumicino ( dikreta Cuma ada beberapa orang Cuma sekitar lima orang dua orang yang mirip india dan satu orang lagi). Sesampainya saya di fiumicino saya bingung dimana checking counter 386 saya jadi di binging dimana ini sewaktu saya pertama kali datang ke itali saya juga ga ngerti bagaimana cara keluar akhirnya saya ke atas dan ngelihat lihat ternyata arrival ada di bawah dan departure ada di atas jadi pasti di atas ni akhirnya saya pergi ke situ dan lihat counter eh akhirnya saya mnelihat urutan counter dari yang terkecil dan kristi itu ada di counter paling terakhir, saya melihat kristi sangat lelah dan barangya banyak bangat.setelah itu saya bilang kita langsung pulang dan sebelum ke staziun kerta yang juga nyatu sama bandara di ngecek di counternya. Setelah itu kita menuju staziun melalui lift dan akhirnya naik kreta yang sama dengan yang sebelumnya dan kreta ga terlalu pada barang yang di bawa lumayan banyak dan terasa sangat berat, dalam perjalanan fiumicino memang lumayan lambat kretanya. Sesampainya di tiburtina kita langsung ke metro linea b, barangya lumayan berat kareta harus bawa barang dari atas ke metro bawah linea b sangat susah karena jalanya nurun lewatin tangga dan escalator. Sampai di rumah kita kristi langsung tidur dan kita ngomong dan anak-anak hanya ngomong di dapur.

Pagi ini seperti biasa pergi kuliah dan hari ini kita kita ada kuliah terakhir sama rossi dan syncamore, kuliah kita mulai dari jam sembilan dua jam pertama kita sama rossi dan kuliah kedua kita kulliah syncamore, selesai kuliah kita bikin perpisahan sedikit anak –anak ngasih sedikit gift puppet dari jawa barat yang kecil, mereka sangat senang dan kita ambil foto-foto dan sesudah kuliah saya nunggu dia dan saya ngomong kedia bahwa saya masih mau konsultasi sama dia tentang paper saya dan di setasi saya dan dia sangat senang. (prof I want to consultate with by email si I will sent my paper and my di sertation by email , I am interesting with desentalization and also my paper) he said for you i will do every thing, dalam hati saya you arethe best teacher that I have ever met. Your very kind and your really kind men (sekilar tentang rossi dia itu adalah konsultan independent untuk beberapa lembaga seperti EU dan FAO jadi jam terbangnya tinggi bangat lebih dari seratus project baik komisi eropa dan lain lain dan dia itu otrang sanhgat baik apapun jawabn kita dianggap benar dan selalu di beri apresiasi, ddan dia selalu menulis apa komentar kita walaupun kadang kita rasa tidak terlalu berharga dan tau ga dia itu ke kampus naik sepeda lo coba bandingin sama dosen-dosen di Indonesia yang begitu mewah beberapa orang walupun Cuma punya jabatan apa dan bajunga hanya itu-itu saja ini lah yang seharusny kita tiru dari kesederhanan ttidakmengurangi substani dan kalau dia mau pasti bisa lebih mewah. Setelah saya selesai kuliah saya sebentar pergi ke labcom seperti biasa dan saya pulang dan saya sangat lapar sekali dan langsung masak ternyata Kristi juga belum makan saya masak dan akhirnya makan bersama dan saya tidur ( eh lupa ternyata Kristi katanya udah kompirmasi bahwa besok dia kan pulang jam 1.15 take off) jadi saya masih bisa ngantarin dia ke tiburtina minaimal karena besok kuliah jam 11. dan Cuma dua jam dan malamnya kita makan bersama dan sampai tulòisan ini dibuta jam 23:21 kristi udah tidur dan saya akan tidur di kamar hengky.

Besoknya kebetulan kita kita masuk jam 11.00 jadi bisa deh ngantar Kristi kebandara, dan pagi-pagi kita udah mau berencana ngantra keristi jam 9.00 tapi saya mau ngeburn cd dan video saya untuk di bawa ke Indonesia dan di titip ke Kristi untuk dikasih keadek saya, eh akhirnya Cuma poto doang ga jadi dalam bentuk video dan berangklat dari rumah ke tiburtina kurang dari jam sepuluh dan sesampai di stasium langsung beli ticket dan langsung ke binario 3 jalur kreta arah bandara, tidak berapa lama kita nunggu kreta dating untuk mengantar Kristi kebandara tapi sebelumnya kita bawa foto-foto dulu. Setelah kreta pergi kita dengan segera bergegas meuju kekampus karea memang dekat dengan kampus cukup ke bawah line b naik dua kali stopèsampai di policlinoco, hari ini ada mata kuòliah yang diasuh oleh prof Querini, yang ternyata cukupbanyak tau tentang Indonesia dan sering pergi ke Indonesia dan beberapa kali jadi dosen tamu di Indonesia, katanya di atmadjaya. Sesedah selesai kuliah tepatnya jam 13.00 saya langsung telepon ke Kristi saya pastiin benar gak Kristi udah sampai di bandara dan bisa atau punya penerbangan hari ini. Ternyata tidak ada masalah dengan penerbanganya.

Hari senin kita perpisahan dengan prof rossi dan ternyata istirinya adal syn camore dan kita ambil beberapa poto dan habis lkluar dari kelas saya ngoomng sama sama rossi saya mau konsultasi dengan dia tentang paper saya dan disertasi memlaui internet dan dia langsung menguiakan dan dengan senang hati katanya dan apapun saya lakukan untuk kamu katanya in my heart your are very kind, yourare really kind men.

Sudah hampir seminggu saya sakit, di mulai dari dua minggu yang lalu saya merasa tidak enak badan dan tenggorokan saya sangat kering, untungnya selama sya sakit kulòiah lagi libur saya benar-benar merasa sakit dan penyakitnya seperti biasaflu dan susah sembunya karena penyakit ini sudah dari kecil saya bawa. Walaupun demikian sesekali saya pergi ke villa tornalia untuk negent sekaligus untuk update computer, beberapa hari yang lalu Norton saya ke detek dan tidak bisa di pakai lagi jadi saya ganti dengan mc afee. Dan ini saya ketik sampai jam 00.22 sambil mendengarkn murottal syekh Abdurrahman Assudais.

Hari ini adalah hari selasa tanggal 18 april 2006, hari ini merupakan hari terakhir libur (libur karena ada paskah) dan juga merupakan hari-hari setelah ujian, namun saying saya tidak bisa menikmati karena saya sakit dan sampai hari ini rasanya masih kurang sehat sementara paper sudah harus di kumpulkan minggu depan. Hari ini pagi-pagi saya harus belanja ke ins mercato (ins mercato adalah tempat belanja yang mirip dengan minimarket di Indonesia berdempetan dengan panorama dan dekat staziun pietralata, barang-barang kebutuhan disini lumayan miring dan lumayan lengkap, jadi hampir setipa minggu kita pergi belanja ke ins disamping tidak terlòalu jauh hanya satu stop dari tiburtini arah ke rebbibia). Saya belanja sekitar 8,… euro dan kemudian pulang, sewaktu saya menjeleng pemberhentian di depan rumah kebetulan kali ini saya naik bus dari monti tiburtini ke rumah, saya melihat berli (berli adalah mahasiswa doctoral/Ph.D universitas sienna dan sebelumnya s2 di belanda dan dia sering ikut konfrensi di berbgai Negara dan hampir seluruh eropah udah di jajal ama dia, sekarang dia habis pulang dari Indonesia karena memang sebelumnya dia ikut konferensi di malasyia dan dia sekalian pulang ke Indonesia) dari bus dan sedang nelpon ke dalam rumah. Setelahitu sampai di rumah kita langsung ngomong-ngomong dan kita berbicara lumayan lama sampai berliu mau berangkat ke sienna jam 3 sore kuran karena katanya dia berangkat dari tiburtina jam 3.30 naik bus langsung ke sienna tidak naik kreta karena harus nyambung dari firenze (Florence) kalau naik kreta, setelah berli pergi saya nyuci sperei dan ini pertama kali saya nyuci sperei karena memang tidak kotor karena sebelumnya musim dingin.dan setelah itu saya tidur dan kemudian banguna jam 6.00 sore, saya piker sudah jam 8.00 malam maka saya langsung sholat ashra karena magrib pada saat ini jam 8.00 kurang, kemudian saya ke kamar hengky saya bilang sekarang udah jam 8.00 ya, bukan jam 6.00 eh ternyata masih jam 6.00 kita sampai jam 8.00 lihat email-email beasiswa dari milis yang ada di outlooknya dia dan sambil kita berbincang-bbincang, sebelumnya moinat saya untuk melanjutkan kuliah cukup besar karena memang sebelumnya kita ngomong-ngomong dengan berli tentang kesempatan untuk kuliah kelihatannya sangat besar, dan juga yang lain seperi konfrensi, summer school dan lain-lain.

Tanggal 24 april 2006 kemarin katanya adit mau datang dari Portugal, kita belum tau adit itu siapa dan hanya tau dia itu mahasiswa indonesia yang sedang belajar di Portugal selama ini hanya email-emailan sama rudi dan sebelumnya ama lina. Katanya datangya senin sore-sore sekitar jam setengah enam, janjiannya di took buku di termini di lantai atas yang langsung menghadap kestasiun bus, saya udah di termini sekitar jam lima lewat dikit setelah sebelumnya saya pergi ke victorio belanja sedikit. Saya udah nunggu lama dan belum ada tanda-tanda dan saya lalu lalang nyari-nyari muka yang mirip Indonesia, dan saya melihat tiga orang kayaknya orang Indonesia tapi tidak saya samperin mungkin orang Indonesia yang tinngal di roma. Setelah sekian lama saya nunggu dan duduk penegmis atau yang tukang minta-minta tapi lebih keren dan nyari-nyari duit dari sisa-sisa oirang ngambil tiket nyamparin saya, sei leggi, and dia ngomong ngarol ngidul saya bilang I can not speak Italia. Dan dia pergi dan melanjutkan kembali aksinya, dan sekali-kali kalau berpapasan lagi dengan saya di main mata dan senyum. Setelah tidak lama kemudian embak lina dan susan datang nanyain udah ada belum belum ada dan belum ada telepon sayapikir mereka pergi juga ngeliat tome cruise yang datang ke Italia (piazza del papolo) untuk promosi albumnya. Ternyata mereka gak pergi, dan tidak berapa lama kemudian rudi nelpon udag datang belum saya bilang belum, dan kemudian kitanunggu dan bikin stategi supaya nama adit kita tulis di kertas dengan adit Indonesia, setelah sekian lama dia nelpon akatanya ada di binario 17 dan kita segera ke sana, dan ternyata dia udah nunggu disana, setelah itu kita ke rumah dan mas aditnya nginap di kamar saya dan ternyata mas adit ingin langsung jalan-jalan malamnya karenadi roma sekitar dua hari jadi sampoi rumah saya langsung masak dan kemudian pergi jalan-jalan sekitar colosseo dan piazza venezia dan reruntuhan karena memang itu lumayan dekat dengan rumah dan berada di linea A. kemudian karena besoknya kita kita kuliah seperti biasa kita berangkat pagi dan mas adit dsiangnya pergi ke tempat-tempat yang bisa di kunjungi dan sorenya dia nelpon saya ketemuan di tempat yang kematin binario 17. dan saya piker kamu harus bawa kamera katanya saya pikir dia udah pull kameranya jadi udah terpikir saya bawa laptop biar di transfer di termini, ternyata baterenya doang yang lemah, dan kamera rudisaya èpinjam sekeluar saya dari rumah ketemu sama rudi didepan rumah.kemudian saya ketemu dia di termini, dan saya pingin ke laine A katanya dan kita pergi pertama ke spanga dan kemudian ke pantheon ke pontana de trevi dan lain –lain samapi kita pulang, setelah itu kita pulang katanya m,as adit masih ingin merencanakan ke lain tempoat di italic ke Florence (firenze) atau venezzia tapi saya bilang udah enggak memungkinkan sementara hari kamis pagi-pagi mas adit harus udah pulang, besoknya mas adit istirahat dan nungguin kita pulang kulia dan sayasampai dirumah habis makan pergi lagi jalan-jalan pertama ke piazza del papolo dank e villa borgehse dan kesuatu tempa yang ga terkenal lupa namanya setelah itu ke tempat cewek dan setelah itu pulang karena besok pagi mas adit harus pulang, kita bingin bagaimana bisa pagi-pagi cepat-cepat ke termini pagi sementara bus biasa ga ada, adanya Cuma noturno itupun kita gak tau pasti benar ada gak dekat tiburrtini, malamnya sebelum sampai rumah kita naya ama petugas staziun apa ada noturna lewat depan staziun ini katanya ada, sampai dirumah tudur dan trabsfer foto, tidur dan besoknya sekitar jam 3 pagi mas adit udah bangun dan siap-sipa berangkat , kemudian kita menuju fermata yang ada noturnonya, tidak berapa lama kemudian datang bus noturno dan cepat bangat.setelah itu mas adit pergi Katanya ke Milan dulu baru ke jerman dia itu mahasiswa Erasmus mundus yang kuliahnya pindah-pindah dia baru saja dari Portugal (universitas avero dan kemudian ke jerman tepatnya hamburg).

Sekarang hampir setiap hari sabtu kita jalan-jalan nelusurin kota roma, tempat-tempat mana saja yang belum pernah kita kunjungi, soalnya mudah saja ngak keluar ongkos lagi tinggal naik bus, tram atau kreta dari ujung ke ujung dan kita berhenti kalau ada tempat yang bagus, soalnya saying kita udah beli karcis abonement bulanan. Sore itu kita ke jalur terjauh linea A yaitu angina dan sesampinya di sana kita naik mobil no 20 kalau gak salah dan jalur terakhir sampai universitas degli’ studi di roma, tor vergata. Kita sampai ke fakultas kedokternannya klau di sini disebut policlinico. Dari situ kelihatan ada bukit yang penuh dengan lampu mirip-mirip puncak dari jauh soalnya kita sekitar jam 8 -9 disana, dan setelah itu pulang berhenti di termini karena semua udah pada lapar dan makan kebab, setelah itu pergi naik bus hijau yang panjang kalau ga salah sampai sekitar vatikan dan kemudian pulang.

1 mei ada konser di san geovani, menyambut mulainya musim panas pada hari senin tanggal satu mei ada konser di san geovani. Kita pada ke sana, seberangkatnya kita di sana di stasiun tiburtini aja udah padat bangat anak muda yang pada mau kesana, belum lagi sampai di sana sangat rame, kita masuk ke lapangan yang penuh dengan orang dan atribut kiri semua, di siut kelihatan jati diri anak-anak roma yang kebanyakan pada mabuk, lapangan penuh dengan botol dimana-mana kelihatan anak muda baik cewek-cowok pada ngelinting mariyuana. Di sekitar pertunjukan penuh dengan botol dan banyak yang bawa miniman bergeriken kecil dan pada banyak yang mabuk, disinilah kelihatan hancurnya anak muda roma, hal-hal yang sifatnya ke agamaan saja tidak mereka hargai seperti tempatnya konser itu sendiri di depan atau di halaman gereja, coba bayangkan kalau hal ini di indonesia udah pada ribut.

Hari selasa kita masuk kuliah di jadwal

sih jam 11 tapi ternyata masuk jam 9 kita pada terlambat, dan esoknya kita harus presentasi masing-masing judul, besoknya hari rabu, semua harus presentasi hari ini, dan ini merupakan presentasi saya yang kedua dalam bahasa inggris yang pertama sama prof bellandi dan yang kedua marco, sungguh hancur sekali kalau menurut saya bahasa inggrisnya yang blepotan dan tidak punya struktur, grammer dan miskin akan kosa-kata, ini lah kondisi saya yang sangat menyedihkan, tapi alhamdullillah saya merasa selama di itali bahasa ingris saya tambah maju walupun sedikit dan sangat lambat.

Hari ini tanggal 10 juni 2006 sudh sekitar sebulan saya tidak mengisi catatan ini, berhubung saya memang orangya pemalas yang selalu menunda pekerjaan dan selalu berpikir segala sesuatu bisa di kerjakan besok hari dan merasa pasti lebih baik, pada hal tidak pernah di tepati dan dan tidak selalu lebih baik.

Bulan yang lalu ada lagi teman kita datang dari universitas bolonga namanya mas bagus katanya kerja di departemen pendidikan bagina litbang, saya dan rudi menjemput beliau di termini dan sekitar satu hari dia jalan-jalan diroma, o ya malamnya kita diskusi di dapur sebagai tempat utama diskusi, kebetulan hari itu juga ada mas berli baru pulang dari napolikatanya ada konfrens di sana. Kita diskusi panjang lebar dan macam –macam seperti tentang sistem pendidikan.

Hari-hari yang di lalui dalam bulan ini ada beberapa, yaitu prensentasi yang ke tiga dalam bahasa inggris mata kuliah globalisasi, hari ini pakai slide power point. Judul yang di bawakan hari ini adalah IMF’S roles in indonesia.

Minggu kemarin kita juga ada janji setelah selesai sholat jumat jalan-jalan sama dosen-dosen kita, tapi karena waktu itu hujan cukup lebat di batalin, dan akhirnya hanya ke rumah prof Basile dan Cecchi. Kita disana makan-makan dan masing-masing bawa terutama dosen-dosen seperti sajukta dasgupta, lutringer, mario prayer, benedetti barbara, macro cavalcante, stepano grando dan tentunya cecchi dan basile, milanetti pakar history dan dialog inter-culture, dan setelah hujan reda kita ke park (parco) tapi masih hujan, oya lupa cowok ga bawa apa-apa hanya maunya makan doang para cewek bawa martabak mie telor.

Kemarin tanggal sembilan kita setelah selesai kuliah pergi ke mesjid, dan sebelum sholat seperti biasa makan kebab dulu dan setelah itu kita pergi ke pantai rencanya mau belajar bersama yang memang sudah di rencanakan, hari ikut (agus= anak diplomat yang sekolah di roma, dan kefas juga mahsiswa S1 di roma yang katanya SMA di Amerika).

Dan hari ini hari sabtu 10 juni 2006 pagi pergi ke villa torlonia untuk ngenet dan sepulangnya lapar bangat karena nunngu bus 61 lama sekali karena hari ini hari sabtu frekwensi bus agak jarang di banding dengan hari kerja, sesampainya di depan rumah saya tidak langsung ke rumah tapi ke you (supermercati di piccolo) dan belanja sayur dan buah (di roma sepanjang yang baru saya lihat hampir semua yang julan sayur dan buah adalah orang arab dan kadang-kadang dari mesir).

Hari ini tanggal 11 juni 2006, tepatnya hari minggu, tadinya sih punya rencana pagi-pagi rencana mau ke torloni dan kemudian pergi ke porta portese tapi dua-duanya ga ada yang jadi karena cuaca ga mendukung, katanya sih emang tahun ini beda bangat sekalipun udah masuk musim panas tapi masih ada dingin-dinginya dan anginya kencang, katanya ini baru terjadi pada abad ini.

Akhirnya pagi-pagi kita hanya nonton BBC sampai siang dan kemudian nonton formula one, saya setelah itu bersih-bersih kamar dan kemudian mandi dan masak, dan kemudian tidur, jam 6 sore bangun, mandi dan kemudian sholat dan pergi jigging ke belakang rumah, walapun anginya lumayan kencang. Pada malamnya kita nonton pila dunia angola lawan potugal hasilnya 0-1. saya nonton dan kemudian nulis diary ini pada jam 12 kurang.

Hari ini tanggal 12 hari senin 2006, pagi2 kita pergi kuliah seperti biasa, sekarang udah lama naik kreta lagi ke kampus karena memang lebih cepat, sesampainya di kampus mata kuliah pertma ada pertumbulhan populasi oleh dosen baru dan masih muda, kuliah berjalan dengan sangat bagus da berjlan dengan baik, setelah itu dengan ditta institusi international, setelah itu kita pulang karena labcom tutup, saya pulang ke rumah untuk sholat zhuhur dan kemudian di villa torlonia untuk mengakses internet sesampainya disana kita ketemu sama tias dan susan yang lagi ngenet kayaknya dari kampus mereka langsung ke torlo karena kita pulangnya bareng, sekitar jam lima saya pulang setelah itu saya baca microsoft outlook dan informasi beasiswa dari pemerintahan francis, setelah itu saya pergi olahraga ke taman belakang dan kemudian saya beli calling card international, setelah itu sesampanya di rumah malamnya kita nonton piala dunia itali alawan ghana dengan hasil 2-0. setelah itu saya tulis diary ini pada jam 11.30 malam.

Hari ini tanggal 14 juni 2006 aktifitas berjalan seperti biasa, Cuma kebetulan kuliah hari ini Cuma 2 jam dan di mulai jam 11 siang, kuliahnya di asuh oleh chicesara, dia masih muda dan pintah juga rendah diri. Kuliah kali ini kembali mengambil tempat di ruangan dekat atau sebelah spes dan ruangan ini merupakan ruangan yang di pakai hampir mulai dari kami kuliah dan menjelang terakhir perkuliahan, kali ini satu orang tidak hadir yaitu paulomy chakraborty. Setelah selesa kuliah saya langsung ke torlonia, kebetulan dalam beberapa hari ini saya selalu bawa laptop dan di perjalanan saya beli pizza margerita, karena Cuma ini yang relatif aman di makan karena sebagian dari pizza banyak yang mengandung babi dan tidak halal, saya jalan kaki dari kampus ke torlonia.

Sesampainya di torlonia saya makai wifi taman tersebut, dan tidak berapa lama kemudian datang tias dan ternyata dia juga mau ngetet dan ternyata tidak berapa lama kemudian muncul rudi dan kita selesai hampir dalam waktu bersamaan, saya dan rudi pulang berlaianan arah dengan tias.

Sesampainya di rumah saya langsung masak dan malamnya nonton bola sedikit antara german dan polandia tapi saya tidak tau hasilnya karena saya tidak nonton semua sampai saya nulis ini.

Hari ini tanggal 16 juni 2006 pada pagi hari saya pergi ke kampus dengan pakai baju batik yang hitam, kelas pertama adalah kelas prof yang baru yang namanya kalau sala ga salah giorgio spinelli dia berbicara malasah ecosystem, globalisasi, energi dan geopolitic. Dan kelas kedua di ajar oleh prof boccani yang ngajar world sytem analysis, mata kuliah ini cukup sulit bagi saya karena ga makai alat bantu seperti papab tulis maupun powerpoint sama sekali dan hanya ngomong aja.

Selesai kuliah saya pergi ke villa torlonia dan kebetulan bareng ama susan lengkapnya namanya susan lusiana anak sumedang lulusan agribisnis IPB, dan kita bareng-bareng ngenet di torlonia dalam beberapa hari ini agak susah untuk connect. Setelah itu saya pulang kerumah sholat zhuhur, belanja ke ins dan panorama setelah itu nyuci sepatu dan tidur sampai magrib kemudian buka puasa dan setelah itu masak dan malamnya belajarsama hengky dan saya baca pelajaran ditta dan sampai tulisan ini saya buat hampir jam satu malam.

Hari sabtu ini pagi-pagi jam 08.00 gua pergi ke torlonia dan sesampainya di sana gua ke temu ama susan. Pas kita udah mau selesai rudi dan andi datang, gua pulang ke rumah sementara di rumah masih ada perbaikan, karena dalam beberapa hari ini listrik sering turun setelah ada penggantian pembuat air panas di ganti dengan gas. Pada sore harinya lagi saya pergi lagi ke torlonia, malam harinya kita nonton bola italia dengan america yang hasilnya 1-1. dan kemudian saya nulis ini sekitar jam 01 kurang sepuluh di malam hari.

Hari ini tanggal 18 juni 2006, pagi-pagi sya menerima sms dari susan yang katanya mau ga ikut ngaji i kedutaan, dan kalau bisa ajak yang lain dan harus secepatnya di komfirmasi, setelah saya tanya mas andi dan katanya mau di rumah aja, nyari rudi ingak kelihatan, saya pergi tapi katanya janjian di portapia saya perasaan tau temapt ini tapi lupa saya nanya mas andi yang kebetula tau, pertandanya hanya patung pahlawan, walaupun dengan tidak pasti saya tahu tapi saya sangat tertarik untuk pergi minimal ini sebagai penggugah supaya saya membaca qur’an lebih intents lagi, saya pergi nai kreta dan turun di castro pretoria, dan saya keluar dari staziun saya pergi ke arah yang berlawanan dari seharusnya saya tidak ada orang yang haru s ditanya karena hari minggu dan sepi. Akhrinya setelah berbalik arah saya nanyak seseorang dan di tunjukin, orang italia kalau nanya arah mereka dengan welcome ngasih tau. Akhir nya dengan sedikit jalan menyelursuri pingir jalan yang masih banyak tembok-tembok kunonya saya sampai di porta pia tempatanya nunggu namanya cinema europa kebetulan pas di depan cinema ini hal tenya saya nunggu meraka sambilbaca dikit-dikit bahan pelajaran dan tidak berapa lama kemudian datang susan dan tias, dan meraka menanyakan dimana embak lina, saya tidak tau saya bilang, ternyata embak lina sudah pergi ke torlonia, dan akhirnya dia nyusul dan kita pergi denga naik 495, menjelang ke dutaan bus nya gak berhenti ternyata di halte yang terdekat dengan kedutaan akhirnya berhenti di villa borghese, tapi karena terlalu lama nunggu akhirnya kita jalan lagi menuju keduataan dan ini jug amnelusuri jalan yang masih ada temboknya jkayak benteng, sambiljalan mereka cerita kalau di situ ada hotel megawati saya pikir benaran, yang ada ternyata hotel yang pernah di singgahi oleh megawati sewakty datang ke italia. Sesamapi di keduataan ternyata ngajinya udah di mulai, dan kita langsung ke lantai dasar di situ sudah ada kefas yang satu –satunya saya kenal selain ustazdnya karena dia yang pertama kali mengantarkan kita ke mesjidsewaktu pertama kali datang ke roma, di situ saya slihat banyak anak-anak yang belajar dan ibu-ibu yang belajar saya jadi senang karena masih ada semangat untuk belajar meski di waktu tuan dan di negri orang,saya melihat untuk yang dewasayang ngaji laki-lakinya Cuma dua orang, setelasi ngaji sholat berjamaah, setelah itu makan-makanan yang masing-masing ibu-ibu bawa makanan, dan akhirnya makan-makan indonesia juga, rasanya setelah sekian lama makan-makanan indonesia lagi yang lumayan enak karena yang bikin adalah ibu-ibu istri yang kerja di keduataan baik kedutaan untuk itali dan juga vatikan. Selesai makan kita pamit dan bawa makanan yang memang lebih, sesampainya di rumah anak-anak udah nunggu apa saya nbawa makanan dari kedutaan kebetulan minggu yang lalu anak cewek bawa banyak dan mereka tawarin ke kita. Sorenya saya tidur dan malamnya nonton bola antara australia dan brasil setelah itu malamnya belajar dan kemudian nulis ini sampai jam 12 lewat tiga menit.

Tanggal 20 kemarin saya ga masuk kelas karena saya sakit, tanggal 21 kita pergi ke teramo untuk fieldtrip ngunjungin pabrik pengolahan sampah (recycle waste plant) jadwalnya sih kita seharusnya berangkat jam 08.00, dan kita udah sampe dikampus kira-kira jam delapan dan kita pikir kita udah terlambat. Sesampainya di kampus kita ketemu sama anak india mereka udah nunggu di tangga depan kampus. Setelah itu kita nunggu mahasiswa master dari program lain, sambil nunggu-nunggu mahasiswa master dari program lain, kita saya beranikan untuk melihat bapak-bapak yang kayaknya sopir dari bus yang akan mengangkut kita say sapa questo la ‘autobus a teramo di jawab si bapak si, selanjutnya saya nanya a che ore andare jawabnya lagi io non so ma alle otto, quanto ore da roma a teramo jawab bapaknya due o due mezzo, terus saya bilang io anchora imprando italiano. Dan kemudian mengalir beberapa kalimat seperti dove le altri maksud saya mana yang lain. Bapaknya kelihatannya baik sekali. Setelah sekitar jam setengah sembilan datang asistent dari master yang lain, saya nanya quanto persone la altri terus dia hitung sekitar sekita 8 atau enam orang katanya, tak berapa lama kemudian datang prof boccaci yang orangya baik bangat dan sangat welcome menjawab setiap pertanyaan yang di ajukan ke dia.

Akhirnya kita berangkat sekita jam sembilan hanya dengan empat mahasiswa dari master jurusan yang lain dan kita semua lengkap. Di dalam perjalanan saya mencoba nelpon ke hpnya ayah tapi ga nyambung-nyambung, sebelumnya saya nelpon mereka semua lagi di rumah kosnya si butet karena umak udah parah dan sebelum-sebelumnya saya udah menghubungi ayah tapi ga nyambung-nyambung, dan dalam perjalanan saya terus menghubungi ke no hp ayah tapi tetap ga nyambung-nyambung.

Sambil jalan dalam perjalanan anak-anak ngambil photo-photo yang memang banyak yang menarik di kanan kiri jalan, dan kita beberapa kali melewati terowongan dan ada satu terowongan yang sangat panjang yang panjangnya sekitar 15 km.

Dalam perjalanan menuju teramo di kanan kiri kita dapat melihat national park yang bukit-bukit gundul dan hanya sedikit hutannya, ini lah yang membedakan taman nasional indonesia dan di sini yang kalau di indonesia banyak hutanya.

Sesampainya di sana, kita langsung di sambut oleh yang punya pabrik dan waktu itu cuaca panas bangat, sesampinya kita disana kita langsung di suruh ke atas dengan sedikit pengarahan, setelah itu kita ke pabriknya, yang sebelumnya kita melwewati timbunan dan tumpukan sampah yang sangat banyak sekali. Pertama kita di bagian pabrik yang mensortir sampahnya kita langsung melihat prosesnya, yang kedua kita kita langsung ke pabric yang menghancurkan bahan sampah tersebut.

Setelah itu selesai semua kita makan siang, seperti biasa makan siang dengan pizza kebetulan ada aja yang halal, yaitu pizza margerita dan coca cola dan air mineral itu udah cukup buat makan siang di italia. setela itu kita pamit dan pulang dan sebelum sampai di roma kita singgah di salah satu kaki national park dan kita semua minum ada yang mesan kopi jus lemon dan air minerak sambil minum kita banyak nanya-nanya ke prof dan kemudian kita ke arah bkit dan kita ngambil beberapa photo. Sampai di roma kebetulan hari dicky datang (dicky alumnus la sapienza yang pada saat ini datang ke roma ngambil ijazah dan mau ke oslo summmer school). Saya menghubungi dicky sesampainya di la sapienza ternyata dia ada di kedutaan yang kebetulan memang ada acara di keduataan, kita langsung dari lasapienza ke keduataan, di kedutaan kita temui banyak orang dan pak hartanto kepala bidang pendidikan , sosial politik kbri langsung nyuruh kita makan, kita juga ketemu sama atase pertanian yang banyak nanyak ke kita dan mau jalin hubungan, dan di sini juga ketemu sama bang marwan yang mahasiwa s3 lulusan S2 polimi s1 unand orang tamiang. Dan ketemua sama orang-orang indoinesia dan juga ketemu sama dicki dan pada sore bangat kita makan sate dan sangat banyak sekali. Karena katanya mau nygambil tas kita nunggu jemputan dari temannya ayunda mahasiwa lulusan s2 romatre yang banyak cerita tentang italia. Dan akhoirnya kita pulang ke rumah dan dicky ketemu ke ruram temanya dan pulang jam 12 kita jemput di monti.sampai malam.

Pada hari hari sebelumnya telepon saya suka berdering tapi tidak kelihatan siapa yang nelpon dan itu biasa dari ayah, memang sehari sebelumnya ayah nelpon kalau ibu sakit lagi, dan itu tetapi untuk menelpon balik untuk mencari tau lebih detail cukup susah, maka pada tanggal 21 mei ketika kita mau pergi ke teramo saya telepon terus ke teleon ayah tapi tetap tidak pernah nyambung, tapi sambil dalam perjalanan saya selalu nelpon ke hp ayah dan kebetulan nyambung dan yang nerima butet dan katanya sekarang lagi ada di panyabungan dan lagi ada di tempat kostnya, ayah katanya sedang sholat, baru kemudian saya telepon lagitidak pernah nyambung-nyambung lagi, sampai besok nya saya kurang tau berita yang sevenarnya dan saya di sms si parwis bahwanya umak madung di nagin barat dan sudah tidak sadar lagi, dan pada sorenya ketika saya di torlonia saya dapat telepon dari ayah bahwasanya umak sudah tidak sadar dan kalau bisa di doakan supaya cepat sembuh, pada malam harinya saya telepon si sahnan mempeejelas, karena saya tetap tidak bisa nyambung dengan ayah, dia mengatakan bahwa sudah hampir dua hari tidak sadar dan sudah di jari untuk mengucap kalimah sahadat. Dan kemudian saya di telepon sama mamak asrin dan dia bilang dengan jelas segalanya dan baru saat ini saya tahu dengan jelas penyakit umak yang sebenarnya yaitu penyakit lever dimana selamaini tidak pernah di sampaikan, mungkin kita sebagai anak tidak boleh tau apa yang di derita orang tua dan mereka sendiri yang merasakan. Itulah mulianya orang tua. Dan pada malam-malam ketika saya belajar sekitar jam 10 lewat 12, nerarti sekitar jam 03 leawt 12 pagi di kampung tanggal 22 juni 2006 roma dan tanggal 23 juni 2006 waktu indonesia tiba2 hp saya berdering dan saya yakin ini dari ayah, dia mengatakan dengan kalimat yang singkat bahwa ibu sudah meninggal. Habis itu saya nagus ingat akan kebaikan dan nasehat-nasehat dan jerih payahnya menyekolahkan kami sehingga bisasekolah tinggi yang menurut kita ini cukup imposible tapi dengan kerja keras dan berkat dari Allah SWT semua bisa diraih walaupun buktinya sampai sekarang belum ada. Setelah itu saya baru ingat akan saya telepon terakhir kali di rumah sakit bahwa katanya dia udah sehat-sehat aja dan udah mau balik, dan beberapa hari kemudan dia sms......... bahwa dia udah sehat jadi ga usah di khawatirin.

Sampai besoknya hp belum pernah nyambung dan dan saya telepon si sahnan katanya baru selesai dari kubur dan sudah selsai, malamnya setelah anak-anak tau tentang kematian umak kita bikin pengajian di nomentana di rumah cewek, besoknya kita pergi tanggal 25 kita ngaji ke kedutaan dengan ustadz pak adnan (ngajarin dewasa) istrinya (ngajarin pemula) setelah selesai pengajian seperti biasa kita sholat zhuhur berakjamaah dan kemudan sholat aids dan kemudian kita makan-makan bersama karena kebetulan pada hari itu juga ada yang ulang tahun namanya lin-lin anak dari diplomat di kedutaan. Setelah selesai dari ngaji kita pergi ngejenguk orang indonesia yang baru ngelahirkan dan sesampainya di sana kita jumpai banyak bangat orang indonesianya, yang ternyata kerja di italia, bau setelah itu kita kerumah cewek untuk belajar samapai malam,

hari ini tanggal 26 adala hari terkhir kita kuliah yang mana hari ini kita kuliah basile dan grando dio akhir kulia kita foto.foto dan hari ini juga ada pertandingn football duniza yang main adalah italia lawan autralia seperti biasa dimana rame-rame mendukung kesebelsan itali. Yang mana hasuilnya 1 untuk italia dan 0 untuk australias.

Hari ini tanggal 14 agustus, pagi-pagi gua bangun agak siang tapi paginya saya udah sholat, gua bangun karena di telepon seseorang dan gua berada di akhir mimpi yang jelek sukur ada yang bangunin, kalau tidak saya udah mimpi yang ga benar, pagi-pagi saya semanagat untuk kerjain syarat-syarat untuk beasiswa perancis, saya tidak tau kenapa sesemangat itu lain dari pada yang lain yang sebelum tidak pernah muncul, begitu juga dengan ngerjain thesis yang biasa yang loyo sekarang jadi semangat lagi. Akhirnya draf awal selesai pengerajaan syarat-syarat pengajuan beasiswa ke perancis mudah-mudahan ya allah kau berikan kesempatan itu kepada saya kalau itu merupakan kebaikan dan membawa berkah pada hidup, masa depan dan keluargaku. Sekarang saya memegang tanggungajawab yang besar karena semakin hari semakin banyak tanggungjawab yang ditangguh orang tua karena kami semakin lama semakin tinggi sekolah yang kami tempuh dan itupun demi masa depan kami.

Sorenya, ada telepon dari anak perugia katanya besok mau mau datang keroma dan turun katanya di termini. Jadi kita bingung bagaimana jadinya apakah kita harus jemput kasih tumpangan atau bagaimana makanya kita harus diskusi in dengan cewek tapi jawabannya kita ga tau bagaimana akhirnya mungkin kita ga jemput.

Di tengah tengah diskusi banagaimana jadinya, mengenai kedatangan anak-anak dari perugia ke roma. Ada pertanyaan yang tiba2 muncul dari susan mengenai jawaban dari pertanyaan yang pernah dia lontarkan dua jumat yang lalu. Pertanyaaan ini merupakan pertanyaan yang susah di jawab semua orang dan semua orang pasti mengimpikan jawaban tersebut. Saya terus terang aja ga bakal bisa menjawab itu langsung walapupun saya sangat meninginkannya, pastinya semua laki-laki pasti merindukan sebuah keluarga yang kelak akan dibinnaya dan di pertanggungjawabkannya, walaupun sebenarnya susah memikul itu tapi di situlah nikmatnya kehidupan, dengan memikul tanggungjawab akan terasa indahnya dunia dan maniosnya kehidupan walaupun tak jarang aras akan selalu menghadang di setipa waktu karena hidup tidak lagi satu pemikirin walapun tetap harus satu hati. Saya tetap malu sebenarnya kenapa sih dia menanyakan hal yang seperti itu dan saya yakin yang menanyakan itu sebenarnya bukan dia tapi orang lain, ketika saya tanya katanya ada proposal dan dia bilang masih di kasih waktu satu minggu lagi, dan dia juga bilang kalau ga di jawan atau ga ya proposalnya di lempar ke orang lain saja, ya saya bilang lempar aja ke orang lain.

Sampai malam mereka ada di monti tiburtini,dan biasa kepulangan mereka kita antar ke fermata 211. oya sudah lama saya tidak nulis diary,

suasana musim panas yang akhir-akhir ini cukum mencekam dan membuat orang susah tidur dimalam hari sudah mulai berakhir, ternyata musim panas tidaklah berlangsung cukup lama. Angin hari-hari ini berhembus dengan cukup kencang dan udara tidak panas lagi, tidur sudah cukup nyaman tanpa harus buka pintu, malah beberapa hari ini sudah mulai terasa dingin, sebentar lagi dedaunan akan berubah warna sebelum jatuh berguguran, hal ini menandakan musim gugur telah tiba dan yang nantinya di susul musim dingin, yang mana musim ini akan setiap tahun akan saling berganti.

Roma juga di musim panasini kelihatan semi, karemna memang sedang liburan musim panas, orang-orang meningggalkan kota pergi ke countryside untuk menikmati liburan musim panas, biasanya mereka pergi ke pantai untuk berjemur. Untuknya saya di roma ini bisa menikmati semua musim walaupun tidak pernah merasakan mujsim salju, ga kebayang mungkin kalau ada musim salju, dinginnya pasti menusuk sampai ke tulang, karena saya bandingkan aja, musim dingin diroma yang kata orang lumayan ga dingin tapi bagi saya dingin bangat. Bagaimana di utara italia, nagaimana di eropa utara yang tiap hari ada es dan kalau musim dingin penuh dengan salju. Ga kebayang dinginnya mebuat kita susah bergerak dan pasti ingin selalu di rumah dan ingin selalu tidur.

Hari kamis 17 agustus 2006, pagi-pagi kita pergi ke kedutaan untuk peringatan 17 agustusan, saya dan teman-teman pake batik, mas bagus nginap di rumah, tapi karena kita ke siangan , kita ketinggalan upacara bendera, jadi kita hanya melihat upacara dari luar saja,dari dalam kantor KBRI saja, setelah selesai acara upacara kita masuk ke lapangan upacara dan terjadi ramah tamah dan menjalin keakraban dengan sesama warga indonesia dengan terlebih dahulu menyalami pak duber dan para staff, tapi tau sendiri mahasiswa sudah sedari tadi foto-foto biasa memang itu kerjaan mahasiswa kalau lagi ngumpul. Setelah itu sarapan bareng, kala ini makan-makan ( jajanan indonesia lagi). Seperti biasa adanya kesempatan untuk makan sarapan yang indonesia bangat hanya pada waktu ketemu sama-sama orang-orang indonesia, terutama saat-saat seperti ini. Setelah itu ada acara pertujukan tari dari bali oleh senja (anak bahasa perugia mahasiswa bali)) dan tantari ( anak bahasa perugia lulusan ITB) setelah itu ada pertunjukan spektakuler yang baru pertama sekali saya lihat secara langsung yaitu : tari dari papua barat (manokwari dan mereka nyayi lagu daerah apuse yang menurut saya nyayiannya melengking dan sangat hebat sekali, dan suara melebihi suara-suara artis yang saya dengar, dan ternyata mereka dapat juara satu untuk folklore perlombaan international. Setelah selesaia mereka nari kita foto-foto dengan mereka yang masih pake adat papua, dan saya mecobanya. setelah itu karena sudah siang kita makan, seperti biasa kita makan-makanan indonesia lagi disini saya ngobrol dengan salah satu personel mereka yang teryata-------------nANATI d iisi namanya. Dia itu guru SMA 1 Manokwai Dan setelah itu saya makin intens bergaul dengan mereka dan sungguh enak ngobrol dengan mereka. Setelah itu pembagian hadiah perlombaan yang diadakan oleh KBRI sebetumnya pada tanggal 6 agustus 2006 kebetulan group saya dapat juara satu, dan saya yang menerima hadiah simolis dari pak wakil dubes. Setelah itu waktu sambil berjalan ada pertunukan tarik suara, dan acara dangdut yang mana banyak yang berjoget.

Sorenya katanya orang-orang dari papua mau di ajaka jalan keliling ro,a tapi waktu yang di berikan Cuma sebentar jadi mereka mau ke vatikan,sebelum kita bawa mereka , kita bagi kelompok kedalam beberapa kelompok, setelah itu kita pecah dan kita bawa jalan-jalan, kelompok saya kebetulan saya orang-orang yang sudah agak tua bapak-bapak. Saya bawa pertama kali ke vatikan, saya terangin mereka sedikit seluk-beluk dab sejarahnya, setelah itu ke piazza venezia, sekaligus melihat reruntuhan baru kemudian ke colossea, karena sudah ada permintaan dari keduataan mereka harus di bawa langsung ke keduataan maka saya putuskan untuk pulang, memebawa mereka sungguh menarik dan menyenangkan karena keluguan dan kepolosan mereka apalagi mereka orang yang benar-benar baru datang dari daerah terpencil yang ke jakarta saja mereka belum pernah.

Acara penutup dengan mereka kita makan bersama setelah itu baru foto-foto bersama, mereka sungguh baik-baik orangnya, dan rasanya rindu dengan saudara-saudara seperti mereka. Setelah itu kita pulang dan setelah itu malamnya kita saya dan di ketempat anak cewek, kita katanya mau jalan malam-malam karena ada embak mita dari milan yang datang keroma, dia mau diajak jalan-jalan malam. Besoknya hari jumat saya bagun siang sekali karena capek dan setelah itu pergi ke mesjid untuk sholat jumat setelah itu pulang saya ke rumah denga mas bagus dan setelah itu tidur kemudian ngerjain thesis dan ngerjain ini, malamnya anak-naka cewek siena datang ke apartemen gua karena mereka katanya sudah tidak di bolehkan tinggal di KBRI (katanya sih di usir semua yang nginap di KBRI). Sama dengan anak dari perugia juga, malamnya juga mereka masih jalan-jalan dan sewaktu saya tulis diary ini sudah jam 12 lewat mereka belum pulang katanya mau jalan-jalan malam. Besoknya mereka katanya mau ke vatikan.

Hari ini hari sabtu tanggal 19 agustus 2006, karena katanya anak cewek mau datang masak maka saya bangun agak cepat, dan saya nunggu mereka lama sekali dan sampai saya ngenet dulu, dimana sewaktu saya ngenet saya di telepon oleh adhit bisa ga katanya nginap ditempat kami empat orang, karena mereka besok baru mau pulang. Saya jawab ga bisa karena ada anak siena saya dalam beberapa hari ini sudah berbohong dan menelantarkan orang hanya karena balas dendam yang sebenarnya tidak baik dan saya merasa kasihan. Eh di tunggu-tunggu mereka tetap belum datang akhirnya saya tidur dan kemudian mereka mencet-mencet bel tanda mereka mau datang katanya kali ini mita anak dari milan mau ngajarin masak risotto (masak nasi ala italia) dan masak makaroni panggang, masaknya lama sekali, dan kemudian di waktu sore anak siena yang cewek dan cowok udah selesai jalan-jalan katamya mau pulang. Setelah kita makan sama-sama kita pergi ke piazza spanga untuk janjian sam anak perugia yang saya tolak nginap yang ternyata mau nginap di rumah cewek, dan ternyata mereka yidak datang, kita nongkrng di piazza ke muadian pulang ke rumah, saya langsung pulang ke rumah karena kita naik bus no 61 sementara mereka satu group pergi ke termini buat beli ayam, kebab dan sebaigian katanya mau beli es kriem goreng.

Saya pulang kerumah di rumah sudah ada hengki saya masak makan malam, dan hengki juga sambil berbagi cerita tentang 17 dan kedatangan orang-orang dari perigia dan siena. Dan katanya hengki ketemu sama orang indonesia yang bermukim di swedia yang lagi liburan di italia nginap di termini.

Besoknya hari minngi tanggal 20 saya dan hengki pergi ke terimini untuk ngejemput orang swedia yang katanya mau jalan bareng-bareng ama kita, yang satu udah tua dan udah pengsiun namanya om warsito yang katanya lama bermukim di moskow dan sudah lebih 20 tahun berada di swedia, dan kemudian yang satu lagi namanya david yang katanya sekitar 12 tahun di swedia dia datang dengan istri nya (namanya hetty) dan dua anakanya yang satu namanya theo dan yang satu thea dan anak- anak kelihatan baik sekali. Pertama ketemu langsung akrab, kita pertama-tama jalan ke vatikan masuk ke dalam terus ke bawah setelah itu kita ke piazza venezia dan dan didalam piazza venezia kita ketemu sama anak-anak architecture ITB yang lagi intership di jerman mereka lagi liburan di italia, kita-foto-foto di sana dan kemudian sama-sama ke pantheon (gedung tertua yang ada di italia yang masih utuh), karena anak2 ITB suah ke fontana di trevi,kita berpisah di panteon jadi mereka pergi jalan-jalan sementara kita ke fontana di trevi dan nanti kita janajian ketemu di piazza navona, setelah itu kita ke piazza navona dan ketemu di sana, sementara di sana sangat banayak pertujukan, yang biasanya diadakan sore hari sampai malam hari, setelah itu karena mas david om warsito udah capek kita berencana mau pulang dan sepanjang jalan kita ketemu MD, karena dari tadi di theo anaknya mas david pingin makam MD makanya kita ke MD dan setelah itu kita pulang, saya dan hengki ngantar mereka ke termini dan sampai mereka naik bus dari termini ke hotel mereka, sementara kita pulang naik kreta ke monti tiburtini.

Hari ini hari senin tanggal 21 karena kecapeaan jalan-jalan saya berada di rumah saja sambil ngerjain thesis dan pada pagi-pagi katanya cewek mau datang ke monti ya silakan saja ada di rumah kok kita, ternyata benar dugaan saya bahwa mereka mau menanyakan dugaan saya bahwa mereka mau menanyakan keberaatan saya anak perugia nginap di tempat mereka karena saya sendiri yang menolak anak perguia di monti nginap, mungkin mulai hari ini saya harus lebih hati-hati dalam segala hal, jangan ngomong sesuatu yang tidak di pertanyakan orang, hati-hati dengan perkataan, jangan percaya atau jangan mudah percaya sama siapa pun sebelum ada bukti, bukti awal atau indikasi yang kuat, jangan percaya terhadap apapuyn yang belum jadi kenyataan, jangan punya harapan yang berlebihan terhadap apapaun karena segala sesuatu bisa berubah karena manusia tidah punya kuasa atas apa yang mau di perbuatnya karena hanya Allah yang berkuasa akan hal itu, saya hari-hari ini dan sudah lama sekali keras kepala dan suka bikin orang lain sakit hati, Allah bikin lah perlakukan, kelalkuan dan sikap saya di sukai orang dan bimbing lah saya untuk selalu berperilaku baik,lembut dan lembut hatiku dalam hidup ini sehingga saya bisa mencintai saudara-saudaraku sesuai dengan aturanmu. Jauhkan saya dari sifat-sifat yang di benci- Mu dan teman-temanku.

Hari ini adalah hari selasa tanggal 22 agustus 2006, pada hari ini ada rencana mau ke kampus tapi tidak jadi karena kata rudi labcom tidak buka tapi akhirnya saya pergi ke warnet sekedar untuk mencek email. Dan sorenya saya ngerjain thesis lagi sampai malam, sambil baca sedikit-sedikit buku george eliot silas warner, pada beberapa hari kedepan thesis sudah harus lebih maju karena waktu sudah semakin sempit dan ini sudah selesai sebelum pulang ke indonesia. Ya Allah berikan lah pertolongAan mu ke pada hamba yang lemah ini agar selalu bertagwa ke padamu dan selalu menjalankan perintahmu dan menjauhi laranganmu.

Akhir musim panas awal musim autum

Hari-hari belakangan ini cuaca panas tidak sepanas pada musim panas sebulan yang lalu, yang membuat napas jadi sesak, yang membuat keringat mengucur dan yang membuat tidur jadi susah, hari-hari ini suhu sudah mulai turun dan terasa agak stabil sehingga etap bisa menikmati indahnya tidur di malam dan siang hari, hari-hari ini angin semakin kencang yang membawa sedikit-demi sedikit daun daun yang mulai berguguran, cuaca panas benar-benar akan kita jumpai satu tahun kedepan karena sekarang udah mulai musim gugur, daun-daun akan kering, berubah warna dan kemudian berguguran, musim gugur kali ini mulai lebih cepat di penghujung bulan agustus, dan yang nantinya akan berlangsung beberapa bulan sampai daun-daun benar-benar gugur semua dan masuklah dia musim dingin, dimana musim pertama kali saya jumpai ketika pertama kali menginjakkan kaki du bumi italia.

Cuaca dingin yang benar-benar pertama kali di rasakan se umur hidup menginap baru pertma kali ke daerah yang ada musim dinginnya atau memang di indonesia tidak ada musim dingin, dingin yanhg di rasakan waktu itu benar-benar menusuk tulang walaupu katanya dingin di roma lumayan bersahabat tidak seperti dingin-dingin di negara eropa yang lain, tapi bagi saya ini sudah cukupmerepotkan, belum lagi jam empat sore sudah kelihatan mau malam, belum lagi kita harus berpaikan yang benar-benar tebal supaya tidak sampai benar-benar menusuk tulang, mandi jadi jarang dan untuk keluar rumah rasanya terbatas karena dinginnya suhu yang ada di luar rumah.

Untuk ukuran mana yang lebih baik, seharusnya kita harus menjadi hamba yang bersukur karena kita hidup didaerah yang hanya dua musim dimana produktifitas kerja bisa dilaksanakan 24 jam setahun penuh cuaca yang tidak benar-benar ekstrim dan stabil, coba kita bayankan berapa banyak saudara-saudara kita yang menderita kedinginan sepanjang tahun di kutup utara di eropa uatara, di rusia dan lain-lain, seharusnya yang pantas kita ucapan aadalah rasa sukur kepada tuhan...Allah azza wa zalla.

Tomorrow must be better, hopefully.

Hari hari rabu tanggal 23 agustus 2006, pagi-pagi saya pergi ke universitas untuk ngecek apakah labcom di universitas buka, tapi setelah saya cek ternayata universitas b uka tapi lab com tidak buka walupun seharusnya mereka buka karena universitas buka. Setelah itu saya naik bus 130 ke termini, setelah itu saya naik linea b ke pietralata untuk belanja ke incs setelah itu pulang ke rumah di monti tiburtini stazione ketemu sama embalm lina dan tias yang kayakny abaru pulang dari ngenet karena tempat ngenet yang murah Cuma ada di dekat rumah kita, sekarang sebelum kampus buka terpaksa deh harus pergi ker warnet dan semenjak wireless di block. Setelah itu mas bagus datang kerumah bawa dvd tentang hantu-antu film ceritanya di venezia tahun 1978, setelah itu kita tidur dan malamnya seperti biasa nonton bbc. Dan berakhir sewaktu ini saya tulis udah jam 12 lewat.

Persabahatan

Persabahatan adalah kata-kata yang melambangkan hubungan diantara manusia yang berlangsung dengan harmonis, dan permusuhan adalah lawan dari kata ini yang menggambar kurang harmonisnya hubungan diantara manusia ini, kedua model hunbungan ini selalu ada dan dapat kita temui sepanjang masa.

Persahabatan yang manis tidak jarang berakhir dengan permnusuhan hanya gara-gara hubungan yang di jlain tidak dapat dibina dengan baik, hanya karena kehendak egois dari masing-masing pihak.

Besok rencanannya mau ngambil duit karena besok tanggal 24 sebenarnya resminya sih ngambil duit tanggal 25 tapi biasanya bisa diambil tanggal 24 untung-untungan lah soalnya duit buan ini sudah habis.

Hari ini tanggal 25 agustus 2006, hari ini gua benar-benar ngambil duit, karena memang jadwal yang benar ngambil duit adalah tanggal 25 setiap bulanya. Cuma sebelumnya kita coba tanggal 24 ternyata ga boleh walaupun sebenarnya sebelumnya sering kita ambil tanggal 24 tidak jadi masalah dan malah paolomy pernah ngambil tanggal 21 dan bisa. Oya kita pergi ke kampus banca di roma sekita jam 10 lebih dan cuaca yang tidak bersahabat sangat mendung ceritanya sih hari ini saya mau beli kamera yang baru sesudah gajian. Kita di bank tidak terlalu banyak ngantri walupun kasir yang buka tadinya Cuma dua. Tau gak orang-orang bank dan adminstrasi di italia itu sangat-sangat lelet (lelet kuadrat) lebih lelet dari indonesia dan kayaknya ga profesional banyak ngomong dengan customer dan ga cakap komputer dan beberapa dministasi banyak kesalahan. Hari ini setelah selesai ngambil duti sihengki mau ngambil kartu banknya soalnya dia bikin rekening banca di roma. Dan itu memakan waktu lama bangat lebih dari satu jam dan hujan lebat bangat, selagi hujan kita ke bar kampus dan kita minum kopi. Terus ke euronics tempat berbagai macam elektornik, karena hari gua mau beli kamera sebenarnay sih saya udah saya survey sebelumnya kata mas bangus yang bagus kata temannya canon A430 tapi saya ragu soalnya Cuma 4 megapixel dan yang lainmasih ada seperti olympus yang harganya juga agak murah ga sampe 200 euro, tapi akhirnya saya beli canon aja yang harganya 159 euro barerei dan cargeren 19.9 euro dan tas camera 7,9. setelah itu kita menuju mesjid dengan naik 490 dari dekat euronic ke flaminio dan kemudian naik trenino ke mesjid dengan hanya tiga stop. Sesampai di mesjid yang jualan aga sepi karena sebelumnya hujan, dan kita langsung ke dalam mesjid karena waktunya udah agak terlambat.sewaktu sholat rasanay cukup lapar dan selesai sholat rasanya sangat lapar saya langsung ke tempat jualan kebab seperti biasa pada hari jumat makan kebab. Sewaktu mau beli kebab banyak nagnatri ternyata gak dimana-mana ga orang italia, indonesia, arab kalau yang namanya antri semua pada ga mau tertib. Setelah itu kita ngumpul ditemapt nongkrong anak-anak indonesia di dekat pintu mesjid. Dan ketemu sama anak baru namanya arif rakhman wicakcono katanya baru tamat dari smu di belanda tepatnya di denhaag. Setelah itu kita ke re di roma makan tiramisu bareng-bareng kemudian ke termini ngecek tiket ke bolonga dan kesalah satu negara kecil di dekat bolonga, kemudian pulang dan anak cewek udah ada di rumah dan kemudian mereka pergi ke internet dekat rumah monti tiburtini karena Cuma di sini yang lumayan mura Cuma 1 euro satu jam di banding tempat lain bisa 2 euro. Setelah itu saya nonton bbc dan sambil diskusi senetar dengan anak-anak cewek akan kedatangan anak-anak perugi pada tanggal 9 september apakah saya mau nerima mereka di monti tiburtini, saya bilang ga karena saya masih sakit hati. Kemudian hampir setiap malam kalau mereka datang ke monti dan kalau mereka pulang malam kita selalu ngantar ke fermata bus 211 yang langsung ke rumah mereka di via val trompia. Dan saya ngetik ini sudah jam 1 malam lewat 24, oya sebelumnya saya ngerjain untuk persiapan rencana melamar beasiswa ke perancis.

Hari-hari di penghujung bulan agustus ini, sudah benar-benar terasa kalau sudah dingin apalagi malam hari jadi tidur sih rasanya enak tapi terlalu dingin juga ga enak karena bikin kondisi bdan jadi ga fit apalagi siangnya masih ada cuaca panas dan matahari masih ada, daun-daun udah mulai berguguran walaupun sewaktu saya tadi kekampus masih ada daun pohon-pohon yang lebat, dimana sebalumnya pas petama kali datang ke italia semua pohon-pohon pada gak ada daunnya. Beberapa bulan kdepan sebagian besar pohon-pohon akan berguguran menyambut datangnya musim gugur dan akan benar-benar gugur pada musim dingin.

Hari ini tanggal 26 agustus 2006, ceritanya hari ini tepatnya malam minggu kita mau ngundang om leo dan pastus-pastur yang lain dan bu emi untuk makan malam, pagi-pagi saya pergi nemanin anak-anak cewek untuk belanja di incs dan panorama, saya dan tias belanja bareng ke panorama, sedangkan rudi dan susan di incs sementara embak lina dan kartini ke pasar victorio. Kita belanja lumayan banyak setelah itu kita ke rumah cewek bantuin masak, hari ini kita masak soto ayam selama masak kelihatannya banyak yang kurang seperti bumbu untuk soap ayanmnya itu sendiri jadiunya pake bumbu indomie. Goreng kenrtang, iris kentang bawang dan lain-lain. Setelah itu malamnya kita makan malam sama om leo, fance, launren, dan bu emi, yang awa es kriem yan ternyata makanan yang kita masak tidak buruk-buruk amat saya malah nambah satu kali. Oya saya juga masak pisang goreng. Saya dan rudi pulang malam dari rumah cewek dengan naik bus 211.

Hari ini tanggal 27 hari minggu terakhir di bulan agustus, hari ini kita berencara mau pergi ke sistina chaple karena memang ada gratis masuk museum setiap akhir minggunya. Pagi-pagi kita sudah bangun dan naik kreta terus naik bus 62 dari bologna terus sampai di vatikan kita nungguin kefas dan embak geesi yang agak terlambat. Terus kita ngantri yang tidak terlalu panjang, tapi terlambat sedikit panstipanjang bangat seperti yang terjadi ketika pertama kali pergi ke sistina chapel agak terlambat jadi antrinya panjang sekali. Selagi masih natri saya mau buang air besar akhirnya karena gak ketaham saya putuskan pergi ke piazza vatikan (gereja vatikan) walaupun berjalan sekitar satu kilometer). Seselainya saya belum pindah juga antrian, karena memang sistem chapel buka jam 8.45 kita masuk dengan antrian yang sangat panjang, setelah kita masuk kita photo-photo di banyak sudut vatikan kebanyakan dari vatikan adalah patung-patung, lukisan dingding, lukisan atau sulaman di kain dan yang paling terkenal adalah masuk ke sistine chapel yang anpa penerangan dan tidak kelihatan terang dan sangat di larang di photo dan ngambil vidio jadi sering bangat pengawatnya kedeengaran dengan nada agak marah ngomong silenzio, silent please, no photo, no video dan terus- menerus di ulang. Setelah itu kita pulang ke tempat cewek dalam kondisi hujan seteah itu kita makan stoto ayam tadi malam yang masih ada, sorenya kemudian pergi ke vatikan walupun sebenarnya saya udah malas karenangantuk bangat, tapi karena tidak enak saya paksaain untuk datang, kita naik kreta dari petralata sampai eur fermi setelah itu naik bus yang arah pantai jalan ostiantia, sesampainya di sana pengajian sudah mulai sedang ada ceramah oleh pak adnan, saya dengar tentang musibah dan zakat sungguh menarik dengan sekali-kali ceramahnya di tambah pak rizal. Setelah itu kita kita makan, kali makan-makan indonesia yang lumayan lezat lagi dan buat maklum jarang-jarang seperti ini soalnya ampir tiap hari makan spaghetti dan pasta. Rumahnya duta besar cukup besar dan tempat kita ngaji kemungkinan besar untuk kantor mereka. Setelah itu kita pulang setelah sebelumnya sholat magrib dulu. Kita naik bis ke eur fermi dengan satu keluarga dan satu ibu2 yang tinggal di dekat rebbibia karena ha,mpir semua bawa mobil sekeluarnya dari keduataan semua hampir bawa mobil. Samèai dirumah saya madi sadan saya nulis ini jam 11. 20 malam hari. Oaya katanya orang manokwari itu akan pulang tanggal 29 dan kemungkinan besar besok datang, jadi kata pak hartano kalau bisa di temani di temani dulu.ok saya bilang dan dia minta nomor hp saya.

Hari ini tanggal 28 agustus 2006, malam harinya katanya tias mau datang ke rumah mau bantu saya ngerjain perlengakapan untuk beasiswa perancis. Saya bangun agak siang, kemudian masak sarapan, terus benarin beberapa hal, kemudian tias dan kartini datang, dia langsung ngerjain punya saya sambil saya masak. Kita makan bersama, kemudian ngerjain lagi setelah itu karena dia ke capeaan dia tertidur di kamar si rudi kemudian dia pulang saya pergi ke incs untuk belanja, saya kemudian tidur dan malamnya ngerjain dan ngerapiin file tulisan yang ke dua, besok rencananya mau pergi ke FAO jam sembilan bersama anak-anak untuk nyari bahan buat thesis dan sekalian berkunjung.

Hari ini tanggal 29 agustus 2006, pagi-pagi kita mau ke FAO yang letaknya dekat atau di sekitar circo massimo. Kita udah janjian sama anak-anak cewek kalau kita mau ke FAO dan janjina di depannya sekitar jam sembilan pagi, tapi datangnnya kita telah jam sembilan masih di rumah jadi sampenya kita jam sembilan tiga puluh dan mereka udah nunggu di depan di pintu keluar staziun. Setelah itu kita masuk ke dalam dengan terlebih dahulu kita mendaftar di depan dengan nagasih pasport.setelah itu kita masuk ke dalam ke bagian perpustakaan. Dengan terlebih dahulu kita signed di buku tamu kemudian kita bilang kalau kita mau minjam buku bagaimana caranya. Petuasnya dengan sangat sistematis menjawab dan memberitahu bagaimana caranya, dia pake bahasa inggris yang logatnya susah saya dengar kayaknya orang inggris.

Setelah itu kita melihat-lihat katalog dan kemudian minjam dan dan baca di ruang baca. Kemudian kita saya dan rudi pulang duluan ke termini mau cek ticket kreta interral yang belinya di tempat beli ticket international. Sesampainya kita di sana kelihatannya sangat antri bangat. Setelah itu kita nanya-nyanya bagaiman dan sebaginya ternyata tidak terlalu susah akhirnya rudi beli, saya belum beli karena saya belum bawa duit kemudian kita pulang ke rumah dan kemudian masak sholat dan kemudian ke termini lagi dengan maksed mau beli ticket buat saya eh ternyata dapat giliran bapak-bapak dan dia nanyain permesso disogorno kebetulan saya ga bawa, eh akhirnya saya pulang kerumah dan saya ambi lagi kemudian ke termini yang akhirnya kita beli seharga sekitar 190 eouro dan ongkos dari roma ke nice villa 25 euro. Kemudian saya beli buku tour guide europa sekitar 32 eouro lebih, ini merupakan buka termahal yang pernah saya beli seumur hidup saya, tapi ga apa-apalah ada pengorbanan sedikit, mengingat mau pergi jalan-jalan dan gambarnya juga lumayan bagus. Jadi masih bisa di pake dan di jadikan kenang-kenanga semuur hidup kalau udah sampe d indonesia.

Sepulangnya kita ke incs dulu untuk belanja sedkit keperluan hidup,, dan kemudian pulang ke rumah mandi dan sholat dan saya nulis ini jam 23,11 malam. Saya merasa capek bangat belum tidur siang dan dalam beberapa hari ini ga beres tidur.

Hari tanggal 30 agustus 2006, mulai dari pagi sampe sore saya banyak tidur, siang hari saya ke warnet sekitar satu jam saya ketemu sama si kartini lagi ngerjain paper di warnet, katanya bapak yang di perpustakaan fao motokopiin saya bahan yang saya minta, da kampus katanya udah buku labcomnya. Terus malamnya saya mau mastiin kalau kita ke paris dapat tumpangan, jadi kita telepon suryo yang waktu itu kita dapat koneksinya dari mas adit. Kita telepon lama bangat ternyata ga nyamnung-nyambung eh pas nyambung ternyata dia lagi ada di kreta dan katanya silakan aja kalau mau datang ke perancis dan katanya kan di jemput ama dia dan dia ingin pembicaan cepat-cepat di putus karena dia ada dalam kreta. Sementara hengky ada di waret lagi ngenet ngutak atik friendster dan lain-lain. Setelah it kita pulang hengky bawa permainan tebak-tebakan yang di kirim lewat internet maka kita coba di rumah eh kita sampai terheran-heran dengan mainan itu, eh akhirnya ketahuan juga rahasianya kalau sebenarnya dia ada hubungannya dengan angka sembilan dan mulai dari o dan kelipatan 9. setelah itu saya ngetik buat thesis dan ngetik ini, sudah jam 1 malam lewat 54.

Besok rencana mau kekampus untuk ngenet dan cari bahan untuk bahan thesis yang lebih banyak lagi, semoga berhasil dan pendrive bisa di pakai dengan lebih baik. Oya kita janjinya mau jalan-jalan mulai tanggal 13 samapi dengan tangal 28 kalau sanggup, padahal ini waktu bulan puasa lho soalnya bulan puasa itu mulai kalau ga 24, 25 bulan September 2006.

Hari ini tanggal 1 september 2006, agak siang pergi ke kampus buat balikin buku yang udah di pinjam sekitar satu bulan yang lalu tapi sayangnya ga di baca dengan baik. Setelah itu saya dan rudi pergi ke euronics untuk beli SD card yang maunya 2GB,, yang waktu saya pergi ke sana harganya sekitar 50 euro tapi tadi pagi pas ke sana harganya jadi naik menjadi 72 euro gak jadi beli akhirnya beli yang 1GB, setelah itu kita pergi ke KBRI karena janjian sama mas soni mau minjam tas backpack untuk jalan-jalan nanti.kita cukup lama nungggu mas soni karena lagi rapat di KBRI kita ketemu sama rega yang katanya mau pulang ke Indonesia setelah itu kita ke mesjid, sholat jumat, ketemu sama anak-anak Indonesia seperti biasa habis sholat nongkrong di dekat pintu mesjid makan kebab,setelah itu kita pulang di dekat penjual kebab kita ketemu sama mahasiswa malasysia yang kuliah di jerman. Namanya hisham dan satu cewek mereka kayaknya lagi berlibur di Italia dan mau pergi ke Florence. Setelah itu kita jalan-jalan katanya mau eli es kriem yang dekat pantheon katanya enak bangat. Setelah itu ke capolinea bus dan kita naik 61 sampai rumah saya langsung makan roti karena rasanya lapr sekali belum makan tapi sebenarnya sedikit lebih terbantu dengan makan es krim jadi tidak terlalu lapar. Dan kemuadian saya tidur , kemuadian bangun pada waktu magrib dan sholat masak untuk makan malam, ngerjain thesis dan nulis ini pada jam 10 lewat 40 malam hari. Besok akan ada acara undangan gessi di rumah barunya dan malamnya rencanannya mau jalan-jalan katanya dengan paulomy.

During these recent days I am getting down, the weather is changing, it usual beacause before and after summer seasan it happens. So I should prepare everithing, In order I amnot getting worse and may be can be sick. Sahruddin you have to be aware.

Ari sabtu manyogot2 ke he tu incs mangoban belanja ni cewek dohot belanja embak gessi, kemudianke rumah cewek dan setelah itu ke rumah gessi yang baru di dekat piramide, kelihatan piramida dari rumahnya. Kita seharian di sana ada rega juga kali ini kita makan-makan selamatan dapat rumah baru yang harganya mahal bangat sekitar 1200 euro ada satu kamar, satu kamar mandi, satu ruang istirahat nonton, satu dapur, mahal bangat, kita di sana sampe sore, setelah itu malamnya ke isola tiberina, pulau kecil diantara sungai dan di sana kita jalan-jalan malam di samping sungai dan kita foto-foto. Setelah itu kita pulang ke rumah, hari minggu saya di rumah saja semenatar mereka pergi ngaji karena setiap minggu ada pengajian. Hari senin adalah hari terakhir rega di roma, kita ada makan-mnakam di rumah cewek, kemudian hari selsa tanggal lima september si susan ultah, tapi saya pagi-pagi kekampus dulu untuk ngenet, kemudian langsung ke rumah cewek untuk bantuin masak kalimasak tumpang pake nasi uduk tapi putuh bikin bakwan, bikin mi goreng dan ayam goreng, serta tak lupa bikin sambel. Acara puncak pada malam hari dengan nuansa balon, dan kemudian poto-poto 2 foto jadul lagi, yang berbaris dan rapi gitu. Hari rabu tanngal 6 pagi-pagi saya ke kampus ngenet samapi siang kemudian kerumah dan seperti biasa tudur dan malamnya ngutak-atik thesis, oya kita kedatangan tamu dari perugia, senja dan ike mereka mau nginap katanya mau ke luar negeri, senja mau ke belanda dan belgium sementara sike mau keparis, holland dan belgium, mereka naik ryanair penerbangan murah eropa. Kita diskusi di dapur dan kamar hengky samapi mereka tidur dan saya nulis jam 1 malam lewat 19 menit, besok kalaknya mau ke FAO dan kekampus, nyempurnaiin bahan.

NOTE: Cerita ini pandangan pribadi saya dan hanya ceplas-ceplos saja apa adanya dan kayaknya ini belum selasai saya tulis semuanya termasuk perjalanan ke negara-negara eropa yang lain.

Tidak ada komentar: